Minggu, 19 Januari 2020

Aniaya SAD, Kepala Dusun Ditahan


Senin, 11 Mei 2015 | 11:30:51 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

SAROLANGUN - Junaidi (48), Kepala Dusun Air Panas, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, kini terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian. Ia diduga telah melakukan penganiayaan terhadap Nugerah (43), salah seorang warga Suku Anak Dalam (SAD).

Kapolsek Air Hitam, AKP Wibisono, mengatakan kejadian penganiayaan ini berawal saat korban yang bekerja di PT SAL sebagai security kebun melakukan patroli keliling bersama teman-temannya. "Mereka sudah bekerja sama dengan pihak PT (SAL) sebagai security untuk mengamankan pencurian buah sawit di lahan kebun," kata Wibisono.

Pada saat berpatroli, lanjut Wibisono, rombongan korban menemukan satu unit mobil jenis Suzuki APV mencurigakan yang berada di lahan sawit. Setelah dicek, mobil itu membawa gerondolan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit.

"Pada saat Nugerah mendekati mobil, tiba-tiba Kadus Junaidi juga datang mendekati mobil bersama isterinya. Junaidi dan istrinya mengaku yang di dalam mobil itu adalah buah dari kebun mereka sendiri. Lalu, dengan sepontan Junaidi langsung saja melayangkan pukulan terhadap Nugerah," beber Wibisono.

Akibat penaniayaan itu, Nugerah menagalami luka lebam. Dia dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. "Setelah Junaidi melakukan penganiayaan, dia bersama isterinya langsung lari meninggalkan korban di lokasi," sambung Wibisono.

Lebih lanjut Wibisono mengatakan, setelah mendapatkan laporan pihaknya langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku, hingga akhirnya berhasil ditangkap. Terkait kasus ini, kata Wibosono, pelaku dijerat dengan pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan.

"Saat ini pelaku kita tahan untuk proses pengusutan lebih lanjut," pungkasnya.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments