Rabu, 4 Agustus 2021

CV Kurnia Hidayah Juga Melapor ke DPR RI

Minggu, 10 Mei 2015 | 19:43:32 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Ist

JAMBI – Berbagai upaya terus dilakukan pihak CV Kurnia Hidayah agar kasus dugaan penipuan yang saat ini sedang diproses di Polda Jambi dapat berpihak kepada mereka. Selain ke Polda Jambi, pihak CV Kurnia Hidayah juga membuat laporan ke Mabes Polri, Ombudsman RI, dan Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Indonesia (LPKNI).

Belum lama ini, pihak CV Kurnia Hidayah juga membuat laporan ke DPR RI dan Komnpolnas. Ini dikatakan Kurniadi, Direktur CV Kurnia Hidayah saat dikonfirmasi. Dikatakan Kurniadi, laporan yang ia buat sudah mendapat tanggapan dari pihak DPR RI, dan akan diteruskan kepada komisi terkait.

“Apa yang saya lakukan ini adalah untuk memberitahu bahwa saya sebagai korban dan perusahan yang notabene adalah perusahaan besar,” ujar Kurniadi, Sabtu (9/5).

“Selain rugi, akibat permasalahan ini perusahaan saya juga di-blacklist oleh Pemkot Jambi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, CV Kurnia Hidayah beberapa waktu lalu melaporkan PT Trakindo Utama ke Polda Jambi atas dugaan penipuan terkait proyek pengadaan genset di DPRD Kota Jambi tahun 2014. Saat ini, laporan tersebut tengah diproses oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi.

Laporan tersebut bermula saat CV Kurnia Hidayah memenangi tender proyek pengadaan genset di DPRD Kota Jambi. Selanjutnya, pihak CV Kurnia Hidayah langsung memesan genset kepada PT Trakindo Utama, dan pihak PT Trakindo menyanggupinya.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata barang yang datang tidak sesuai spek, dimana seri genset yang dipesan model nomor GEP110-6 (enam selinder). Tapi, yang datang GEP110-4 (empat selinder). Padahal, dari dokumen yang diterima, barangnya sudah sesuai yaitu model nomor GEP110-6 (enam selinder).



Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments