Selasa, 28 Januari 2020

Warga Rantau Duku Usir Puluhan Pekerja PETI


Selasa, 12 Mei 2015 | 00:05:33 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / DOK/Metrojambi.com

MUARA BUNGO - Puluhan pekerja Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Rantau Duku, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo, berhamburan setelah diusir warga setempat.

Menurut informasi, pengusiran tersebut terjadi Sabtu (9/5) lalu sekira pukul 16.00 WIB. Saat itu, puluhan warga Rantau Duku datang ke sungai di wilayah Dusun Lubuk Kayu Aro untuk mengusir pekerja PETI.

“Sudah berbulan-bulan macam ko (seperti ini, red) terus. Aik sungai dido pernah jernih (Air sungai tidak pernah jernih, red). Keruh terus," kata mantan Rio Dusun Rantau Duku, Ibnu Afan, Senin (11/5).

Tidak sekedar menghentikan aktivitas PETI, warga Dusun Rantau Duku juga merusak peralatan PETI. Setidaknya ada tiga rakit dompeng yang dirusak oleh warga yang kesal tersebut.

Melihat warga Rantau Duku berdatangan, pelaku PETI langsung menghindar. Mereka meninggalkan begitu saja rakitnya. Bahkan beberapa sepeda motor milik pelaku juga ditinggalkan di lokasi.

Sementara itu Kapolres Bungo, AKBP Bayuaji Irawan, juga membenarkan hal itu. Ia mengatakan para pelaku PETI menghindar sehingga tidak sampai terjadi bentrokan fisik.

“Warga Rantau Duku tidak terima atas kegiatan PETI yang dilakukan oleh masyarakat Dusun Lubuk Kayu Aro. Karena aliran air sungai yang mengalir ke Dusun Rantau Duku menjadi keruh," ujar Bayuaji.

Terkait kejadian ini, Bayuaji mengatakan pihaknya telah melakukan penggalangan terhadap warga Dusun Lubuk Kayu Aro agar tidak melakukan tindakan balasan. “Kita meyakinkan warga Dusun Lubuk Kayu Aro tersebut bahwa dompeng memang ilegal dan sudah meresahkan warga yang aliran air keruhnya mengalir ke Dusun Rantau Duku," tandasnya.




Penulis: Hamid
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments