Selasa, 24 November 2020

Hanya Satu Perusahaan Batubara yang Masih Berproduksi di Tebo


Jumat, 15 Mei 2015 | 14:44:41 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Hardiyansyah

MUARA TEBO - Lesunya aktivitas tambang batubara di Kabupaten Tebo berpengaruh terhadap semua sektor. Saat ini, dari lima perusahaan tambang yang ada di Tebo, hanya satu yang masih lakukan produksi, yakni PT DBS.

Sementara itu perusahaan lainnya untuk sementara mengehentikan aktivitas produksi mereka, dengan alasan permintaan pangsa pasar kurang dan juga harga yang masih anjok.

Kabid Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dinas ESDM Kabupaten Tebo, Hendriyanto, mengatakan saat ini harga jual batubara adalah 52 dolar atau setara dengan Rp 500 ribu/ton untuk kualitas high calori (6000).

"Sebelum anjlok pernah harganya mencapai 130 dolar atau setara satu juta empat ratus," terangnya.

Namun, kata dia, untuk kalori batubara di Tebo lebih rendah. Harga pun hanya mencapai 36 dolar atau setara 370 ribu rupiah. Sedangkan harga ditongkang sebelum anjlok, dan harga batubara untuk kualitas di Tebo saat ini cuma mencapai 22 dolar atau 240 ribu rupiah.

"Itu merupakan harga di tongkang. Alasan inilah perusahaan tambang yang ada di Tebo menghentikan sementara waktu aktivitasnya menjelang harga stabil," ujarnya.

Hendri tidak tahu persis sampai kapan penghentian aktivitas ini.  "Kemungkinan menjelang harga batubara stabil dengan waktu yang belum tahu kapan," tukasnya.


Penulis: Ade Sukma
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments