Senin, 30 November 2020

Sektor Pariwisata Merangin Terkendala Akses Jalan


Jumat, 15 Mei 2015 | 14:48:40 WIB


Bupati Merangin H Al Haris minta seluruh elemen masyarakat prduli Geopark Merangin
Bupati Merangin H Al Haris minta seluruh elemen masyarakat prduli Geopark Merangin / Humas Merangin

BANGKO – Potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Merangin tidak kalah menarik dibanding kabupaten lainnya. Namun sayangnya, sejumlah potensi pariwisata tersebut belum digarap dengan maksimal.

Sebut saja seperti Danau Depati Empat di Kecamatan Jangkat. Danau yang terletak di puncak bukit tersebut belum memiliki akses jalan yang memadai sehingga sulit dijangkau.

Bukan itu saja, tempat lain yang harusnya bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) seperti Geopark (taman bumi) di Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, juga belum dilengkapi fasilitas pendukung.

Kepala Dinas Budaya Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Merangin, Jangcik Mohza, mengakui bahwa banyak potensi wisata di Kabupaten Merangin yang perlu garap dengan maksimal.

"Sangat banyak potensi pariwisata di Kabupaten Merangin ini. Kita tidak kalah dibanding dengan kabupaten yang lain," kata Jangcik.

Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya untuk meningkatkan potensi wisata yang ada tersebut. Caranya dengan membangun berbagai kelengkapan atau fasilitas pendukung.

Sehingga diharapkan nanti Merangin menarik banyak wisata yang datang. Seperti di Danau Pauh Jangkat, selain sudah membangun pendopo pengunjung, tahun ini Pemkab juga akan menyiapkan kapal motor untuk memanjakan pengunjung.

Selain itu, katanya, Bupati Merangin Al Haris juga sebelumnya sudah menembus langsung Danau Depati Empat di Jangkat. Bupati merencanakan, bakal membangun akses jalan yang memadai.

"Ini menjadi perhatian serius dari pemerintah daerah, seperti di Taman Arboretum listrik tahun ini dimasukkan, buaya akan ditambah dan rumah jaga dibangun untuk lebih bisa menghasilkan PAD," jelasnya.

Disbudparpora, menurut dia, tahun ini bahkan menargetkan PAD dari sektor wisata yang ada sedikitnya Rp 200 juta. Ini meningkat dari tahun sebelumnya Rp 140 juta.

"Tahun ini targetnya naik Rp 200 juta, sumbernya dari tempat  wisata yang ada. Makanya kita juga butuh dukungan dari semua pihak," pungkasnya.


Penulis: Riki Saputra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments