Minggu, 25 Oktober 2020

Dwi Nyaris Terbakar Hidup-Hidup


Senin, 18 Mei 2015 | 20:04:15 WIB


Petugas kepolisian saat memadamkan api yang membakar mobil pelansir BBM.
Petugas kepolisian saat memadamkan api yang membakar mobil pelansir BBM. / Ist

BANGKO – Dwi (17), warga Pamenang, Kabupaten Merangin, sekitar pukul 09.00 WIB, Senin (18/5), nyaris terpanggang hidup-hidup. Ini setelah mobil yang ditumpanginya terbakar usai melansir Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Beruntung Dwi dapat keluar dari dalam mobil yang terbakar tersebut. Namun demikian, Dwi tetap harus mendapatkan perawatan karena mengalami luka bakar di wajah, tangan, kaki, dan punggungnya.

Peristiwa ini bermula saat Dwi dan rekannya, Andika (18), baru selesai mengisi BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pamenang, dengan menggunakan jerigen yang diletakkan di bagian belakang mobil. Dalam perjalanan pulang, sesampainya di Simpang Tapioka, Dusun Rasau, Kecamatan Pamenang, BBM yang ada di dalam mobil tumpah.

Dwi yang saat itu berada di samping sopir langsung bergegas memperbaikinya. Saat itu, Dwi tidak sadar membuang puntung rokok yang masih menyala di dekat jerigen berikan BBM. Akibatnya, api langsung menyala dan membakar mobil. Dwi pun akhirnya ikut terbakar.

“Korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu mobil yang terbakar kita evakuasi ke Polsek pamenang,” ujar Kapolsek Pamenang, AKP Joni Sihombing, saat dikonfirmasi.

“Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kejadian ini,” pungkasnya.



Penulis: Riki Saputra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments