Rabu, 28 Oktober 2020

Rp 350 Juta untuk Pembangunan Mapolsek Limun yang Dibakar Warga


Selasa, 19 Mei 2015 | 11:19:05 WIB


Tim Labfor Palembang saat melakukan pemeriksaan di kantor Mapolsek Limun yang terbakar
Tim Labfor Palembang saat melakukan pemeriksaan di kantor Mapolsek Limun yang terbakar / Luncai Hendri

JAMBI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun tidak tinggal diam terkait  pembakaran Markas Polisi Sektor (Mapolsek) Limun dan rumah dinas Kapolsek Limun oleh warga Pulau Aro, Kecamatan Pelawan beberapa waktu lalu.

Sebagai tanda kepedulian Pemkab Sarolangun terhadap Polsek Limun, dalam waktu dekat Mapolsek Limun akan segera dibangun. Pembangunannya akan menggunakan dana tanggap darurat senilai lebih kurang Rp 350 juta.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sarolangun, Thabroni Rozali, mengatakan saat ini proses administrasi untuk pencairan dana tersebut tengah berjalan.

"Jika administrasi sudah selesai dan dana sudah ada, maka Mapolsek Limun akan segera dibangun," ujar Thabroni via ponselnya.

Sementara itu Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Sarolangun, Holi Suryono, menggatakan jika anggaran dana untuk Mapolsek Limun bukanlah ranah PU dan PERA, Namun, secara teknis dan pekerjaan, bisa saja diarahkan kepada mereka.  

"Secara persis dana untuk pembangunan Mapolsek Limun belum tahu, jika tidak salah sekitar Rp 368 juta. Soal pencairan dana merupakan ranah Dispenda," ujarnya. Jika harga barang naik, lanjut Holi, bisa saja anggaran dana untuk pembangunan Mapolsek Limun akan mengalami peningkatan. Namun, jika harga barang masih stabil, bisa saja anggaran tidak mengalami penambahan.

Lebih lanjut Holi mengatakan, pembangunan Mapolsek Limun bukan dengan sistem tender, tapi bisa saja dilakukan dengan penunjukan langsung. Rencana pembangunan di Mapolsek Limun, seperti ruang administrasi, ruang Kapolsek, ruang tahanan, dan rumah dinas Kaplsek.  "Kami akan mengkaji juknis pelaksanaan pembangunan Mapolsek Limun," tandasnya.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments