Senin, 27 Juni 2022

Peserta yang Telah Dinyatakan Lulus Menolak di Tes Ulang

Kamis, 21 Mei 2015 | 15:02:58 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / DOK/JPNN

BANGKO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin telah memutuskan untuk membatalkan nama-nama yang dinyatakan lulus saat mengikuti tes calon tenaga honorer kontrak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Merangin. Seiring dengan pembatalan tersebut, juga akan dilakukan tes ulang.

Keputusan yang diambil tersebut mendapat tanggapan dan reaksi dari calon tenaga honorer Satpol PP Merangin yang sebelumnya telah dinyatakan lulus. Pada umumnya, mereka keberatan untuk dilakukan tes ulang.

"Mengapa dibatalkan lagi, kami sudah mengikuti seluruh tahapan tes dan kami lulus. Kini dibatalkan, ini sebenarnya ada apa?," ujar A, salah seorang peserta tes yang telah dinyatakan lulus saat dikonfirmasi.

Pemuda lulusan SLTA tahun 2013 ini mengaku sangat kecewa dengan keputusan tersebut. Warga Kecamatan Jangkat ini mengatakan, ia dan beberapa orang temannya telah menghabiskan waktu cukup lama untuk mengikuti seluruh tahapan tes.

"Bukan cuma waktu, duit juga sudah banyak habis untuk ikut tes," bebernya.

Hal senada diungkapkan M, peserta tes lainnya yang juga sudah dinyatakan lulus. R mengaku sudah mengikuti rangkaian tes yang diwajibkan oleh pihak panitia. Namun dengan adanya pembatalan ini, R mengaku kecewa, karena sudah banyak orang yang tahu dia lulus.

"Malu juga, orang di dusun sudah tahu kami lulus. Dak tahunya mau dibatalkan pula," ungkap R. "Sayo lulus murni, tanpa sepeser pun ngeluarin duit. Kok diulang lagi. Kacau ni, biso-biso tes lagi nanti tersingkir pulo samo yang punya duit," ujarnya lagi.

Sementara itu tanggapan berbeda terlontar dari peserta yang dinyatakan lulus tes tertulis, namun tidak lulus dalam tes selanjutnya. Salim salah satunya, dia mengaku setuju dengan pembatalan ini dan dilakukan tes ulang. Dia menilai sudah selayaknya tes Satpol PP dibatalkan karena banyak kejanggalan. "Saya secara pribadi sejak awal setuju kalau seleksi ini dibatalkan, dengan catatan pendaftaran dibuka kembali dan terbuka untuk umum," sebut Salim.


Penulis: Riki Saputra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments