Rabu, 25 November 2020

Tiga Siswa di Merangin Gagal UN, Sekolah Tidak Bisa Bantu


Minggu, 17 Mei 2015 | 23:27:43 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

BANGKO – Angka kelulusan siswa di Kabupaten Merangin pada Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat tahun 2015, mencapai 99,90 persen. Dari seluruh siswa yang mengikuti UN, hanya tiga orang yang dinyatakan tidak lulus.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin, Mulyadi, mengatakan hasil UN telah diumumkan serentak pada 15 Mei 2015 kemarin oleh seluruh sekolah yang mengikuti UN.
 
“Hanya tiga orang yang tidak lulus UN tahun ini. Satu orang jurusan IPA, dan dua orang jurusan IPS. Mereka semua berasal dari SMA Negeri 7 Merangin,” ujar Mulyadi.
 
Sementara itu Kepala SMAN 7 Merangin, Adrismen, saat dikonfirmasi membenarkan adanya tiga siswa di sekolah tersebut yang tidak lulus UN. Adrismen menyebutkan, ketiga siswa tersebut dinyatakan tidak lulus dengan berbagai pertimbangan, yang mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 5 tahun 2015 tentang kriteria kelulusan.

Dalam Permendiknas Nomor 5 tersebut, kata Adrismen, diantara syarat kelulusan yaitu selesai mengikuti proses pembelajaran serta sikap dan perilaku. “Untuk sikap nilainya itu minaml B, berarti kalau misalnya minimal C berarti sudah tidak lulus. Kemudian lulus ujian sekolah," jelasnya.

Pihaknya, lanjut Adrismen, sudah berusaha menyelamatkan ketiga siswa tersebut agar bisa lulus UN. Namun berdasarkan rapat forum guru, tiga siswa tak bisa dibantu lagi dan dinyatakan tidak lulus.
 
"Sesuai dengan data para guru, ketiga anak ini sikap dan prilaku selama ini tidak baik. Dimana sering tidak masuk sekolah, bolos, walaupun sudah sering dibina, itulah alasan mereka tidak lulus. Maka bagi ketiga siswa kita ini perlu kita bina lagi," pungkasnya.




Penulis: Riki Saputra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments