Sabtu, 12 Juni 2021

Satpol PP Sebut Tidak Berwenang Sanksi Dosen yang “Ngamar” Bersama Mahasiswinya

Senin, 25 Mei 2015 | 21:30:56 WIB


Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi /

JAMBI – Oknum dosen Universitas Jambi (Unja) berinisial IS, beberapa hari lalu terjaring dalam razia yang digelar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi. Ia kedapatan tengah “ngamar” bersama mahasiswinya yang berinisial PR.

Namun sejauh ini, belum ada sanksi yang diberikan pihak kampus terhadap dosen dan mahasiswi tersebut. Pihak kampus beralasan sejauh ini belum ada laporan resmi dari pihak terkait seperti BNNP Jambi maupun Satpol PP terkait perbuatan dosen dan mahasiswi tersebut.

Komandan Provos Satuan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jambi, H Lubis, saat dikonfirmasi membenarkan jika pihak BNNP Jambi telah menyerahkan oknum dosen dan mahasiswi tersebut ke Satpol PP untuk proses lebih lanjut, karena tidak terbukti mengkonsumsi narkoba.

Namun demikian, Lubis mengatakan pihaknya tidak berwenang untuk memberikan sanksi terhadap oknum dosen tersebut. Pasalnya, kata Lubis, status IS bukanlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

“Yang berhak meberikan sanksi yakni pihak Dikti dan kampus (Unja, red) itu sendiri," ujar Lubis.

Seperti diberitakan sebelumnya, saat terjaring razia oknum dosen dan mahasiswi tersebut membantah melakukan perbuatan mesum. Keduanya mengaku berada di kamar hotel untuk bimbingan skripsi.



Penulis: Ardiansyah
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments