Jumat, 20 September 2019

Andre Taulany Gandeng Dewi Gita


Senin, 18 Mei 2015 | 13:42:49 WIB


Andre Taulany saat launching single terbarunya, Sayangku, di Jakarta Sabtu lalu (16/5).
Andre Taulany saat launching single terbarunya, Sayangku, di Jakarta Sabtu lalu (16/5). / Fedrik Tarigan/Jawa Pos

JAKARTA - Dalam beberapa tahun terakhir, sosok Andre Taulany lebih lekat dengan image komedian daripada musisi. Sebab, mantan vokalis Stinky itu sukses melawak di Opera van Java (OVJ) dan kini Ini Talk Show. Kini celetukannya nyebelin, tapi lucu. Demikian juga tingkahnya saat berkolaborasi dengan Sule.

Nah, image lucu itu ditanggalkan Andre selama menggarap single terbarunya, Sayangku. Itu adalah single pribadi pertamanya setelah melepas ”profesi” musisi. Berbeda dengan lagu-lagu parodi yang digarap bersama rekan sesama komedian, single anyar tersebut bisa dibilang sebagai proyek serius dan idealis.

”Terakhir (rekaman) itu pada 2008, bareng Stinky. Setelah itu, tidak pernah lagi masuk studio rekaman. Ini yang pertama kali,” ungkap Andre saat ditemui dalam peluncuran Sayangku di Exodus, Jakarta, Sabtu lalu (16/5).

Tidak ada lirik atau gimmick lucu yang ditampilkan. Yang ada hanya syair romantis tentang kisah cinta dua insan dengan aransemen musik ’90-an yang menjadi ciri khas dia.

Kerinduan Andre terhadap dapur rekaman tercurahkan selama menggarap single tersebut. Aroma khas berpadu dengan pencahayaan redup yang menenangkan membuat Andre selalu merasa nyaman. Apalagi, suasananya sangat berbeda dengan tempat dia syuting program saat ini. Namun, tujuh tahun tidak menginjakkan kaki di studio rekaman bikin Andre grogi juga.

Ya, pria kelahiran Jakarta, 17 September 1974, itu sempat nervous. Bahkan, rasa grogi itu mempengaruhi performanya saat proses rekaman. Jika dulu dia bisa menyelesaikan pengambilan vokal dengan cepat, kali ini sebaliknya.

Dia harus mengulang-ulang prosestersebut hingga hasilnya bagus. Target merampungkan perekaman selama tiga jam pun molor hingga satu sif atau enam jam.

Kegugupan sekaligus kegagapan pria berdarah Batak itu mengundang komentar para operator studio. Salah seorang operator mengatakan, Andre sudah lupa cara bernyanyi karena kebanyakan melawak. Saat dikomentari seperti itu, Andre tidak bisa berkutik. ”Ya, soalnya, kondisinya memang seperti itu,” ucap Andre dengan serius.

Kendati sempat tersendat, proses rekaman bisa berjalan lancar karena produser J. Refly Tombokan turun tangan. Andre menuturkan, Refly, yang juga pencipta Sayangku, sabar membimbingnya. Refly sempat meminta operator untuk membiarkan Andre menyelesaikan satu lagu tanpa dipotong agar Andre bisa mendapatkan feel yang benar.

”Saya terus coba sampai akhirnya beres. Begitu didengarkan, saya tidak menyangka itu suara saya. Begitu di-mixing, hasilnya betul-betul memuaskan,” tutur ayah tiga anak tersebut.

Di single itu, Andre menggandeng sahabat baiknya, Dewi Gita, sebagai backing vocal. Suara khas Dewi dia sebut mampu mengisi jiwa lagu tersebut. Terlebih, keduanya sudah sering bekerja sama.

Istri Armand Maulana itu pernah menjadi backing vocal langganan Stinky. Tiga di antara delapan album Stinky digarap bersama Dewi Gita sebagai backing vocal. Andre juga kerja bareng Dewi di OVJ.

Puas dengan hasil Sayangku, Andre makin bersemangat untuk kembali ke dunia musik. Dia berjanji menyeriusi proyek itu, dari satu single ke single lain untuk kemudian dijadikan album. Soal lagu, Andre tidak khawatir.

Refly sudah menyiapkan lagu-lagu yang sesuai dengan karakter Andre. ”Aku sendiri punya stok lagu yang cukup banyak, siap digarap dengan serius,” tegas pelantun Jangan Tutup Dirimu tersebut.


Penulis: and/c11/na
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: JPNN

TAGS:


comments