Senin, 16 September 2019

Honda Domani 1998: Rare Street Racer


Minggu, 24 Mei 2015 | 21:30:18 WIB


Balutan warna hijau tosca menyelimuti sedan Honda Accord lansiran 1998 ini. Konsep Street Racing nampak terlihat jelas pada tunggangan pemilik nama Muji Hartono, mulai dari upgrade pada sektor mesin, body, kaki-kaki dan interior di dalam mobil.
Balutan warna hijau tosca menyelimuti sedan Honda Accord lansiran 1998 ini. Konsep Street Racing nampak terlihat jelas pada tunggangan pemilik nama Muji Hartono, mulai dari upgrade pada sektor mesin, body, kaki-kaki dan interior di dalam mobil. / Foto: Ototrend/JPNN.com

Balutan warna hijau tosca menyelimuti sedan Honda Accord lansiran 1998 ini. Konsep Street Racing nampak terlihat jelas pada tunggangan pemilik nama Muji Hartono, mulai dari upgrade pada sektor mesin, body, kaki-kaki dan interior di dalam mobil. Foto: Ototrend/JPNN.com
JPNN.com JAKARTA - Balutan warna hijau tosca membuat mata terbelalak saat melesat di tengah lalu lintas. Namun saat dilihat secara detail dan terperinci, orang akan tersadar bahwa wujud aslinya bukanlah Honda Accord melainkan mobil Honda Domani lansiran 1998.

”Agar keliatan refresh maka wujud 1998 kuubah menjadi 2005,” ujar Muji Hartono si pemilik mobil yang bernopol B8614KB kepada Ototrend (Jawa Pos Group).

Buat penggemar Honda, spesies mobil ini terbilang langka di Indonesia. Balutan eksterior sekilas menipu mata ini direfresh total dengan menggunakan bagian fender depan, kap mesin berikut lampu depan dan belakang milik Honda Domani tahun 2005.

Konsep street racing mulai ditunjukkan setelah spatbor depan belakang diwide bodi dengan bahan fiber berikut ditambahkan wing di bagian belakang.

”Untuk bahannya kubeli limbah dari luar negeri,” ujar Muji Hartono, pemilik yang memboyong limbah Honda Domani 2005.

Konsep street racing kian melekat setelah kaki-kaki dirombak. Untuk itu velg merujuk Sparco R18 yang memiliki dimensi lebar depan 8,5 inci dan belakang 9,5 inci.

”Untuk ban kupake Achilles 225/40-18,” katanya.

Bagian interior dibiarkan tetap asli Honda Domani lansiran 1998. Agar terlihat sporty maka jok dudukan merujuk Bride yang dibalut safety belt Sparco.

Selanjutnya style kian memikat setelah kemudi merujuk Sparco berikut dashboard dicat duo tone.

”Untuk memudahkan pengendara membaca kondisi mesin maka kupasang indikator HKS,” lanjut lajang yang berKTP dikawasan Akardion Timur Malang.

Usai menggarap eksterior dan interior giliran sistem audio disempurnakan. Hasilnya sumber suara dihasilkan oleh head unit Pioneer yang terhubung ke power Rockford Fosgate.

Dentuman musik kian jernih setelah subwoofer dipercayakan Solo Bark berikut tweeter Monster Cable.

Belum usai ambisinya, engine ikutan disulap. Agar sesuai harapan sebagai mobil balap jalanan, maka engine Honda Domani bermesin B16 diubah menjadi B18C milik Honda Integra.

”Secara spesifik lebih unggul mesin Integra sebab tenaganya lebih besar,” ungkap Muji yang mempercayakan gerai Promobile sebagai gerai up grade enginenya. (chand/jpnn)


Penulis: JPNN
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments