Selasa, 12 November 2019

Anda Mengidap Asma? Hindari Makanan dan Minuman Ini


Senin, 01 Juni 2015 | 13:39:03 WIB


 Anda Mengidap Asma? Hindari Makanan dan Minuman Ini.
Anda Mengidap Asma? Hindari Makanan dan Minuman Ini. / deherba

JPNN.com SURABAYA - Bagi Anda yang mengidap penyakit asma, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar penyakit yang diderita tidak kambuh.

Selain hidup di lingkungan yang sehat, makanan juga perlu diperhatikan sebagai pemicu kambuhnya penyakit bengek ini.

Dokter Oktiningsih SpP, spesialis paru di Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan, Jawa Timur mengatakan, makanan dan minuman yang perlu dihindari agar tidak memicu datangnya asma adalah yang mengandung lemak dan bersoda.

Di antaranya adalah susu sapi, telur, serta makanan dan minuman yang mengandung bahan pengawet dan penyedap. “Jadi, ada banyak hal yang harus dilakukan dalam upaya pencegahan tersebut. Jika ingin hidup normal dengan asma terkontrol, memang harus disiplin,” kata Okti -sapaan akrab Oktiningsih- seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Minggu (31/5).

Okti menjelaskan untuk pengobatan yang diberikan bagi penderita bisa berupa obat jangka panjang dan obat jangka pendek.

Pengobatan jangka pendek bersifat melegakan napas, dipakai saat terjadi serangan, dan bisa dipakai
untuk semua penderita asma.

Pengobatan jangka panjang digunakan sebagai pengontrol agar tidak terjadi serangan. Pengobatan jangka panjang tidak bisa dipakai oleh semua penderita asma. Pengobatan tiap penderita berbeda serta bergantung pada kondisi dan diagnosis.

“Bentuk obatnya bisa berupa inhaler atau isap/hirup, obat oral yang berupa tablet, pil atau kapsul, serta obat-obatan injeksi,” terang Okti.

Pemantauan penderita asma dan kondisinya dilakukan melalui melihat gejala, pemakaian obat, hasil pengobatan, menghindari faktor pencetus, dan kedisiplinan penderita.

“Jadi, untuk dapat hidup normal dengan asma, selain dibutuhkan pengobatan medis, perubahan perilaku hidup sehat dengan menghindari pencetus dan kedisiplinan menjadi kunci utama,” kata Okti.


Penulis: ono/awa/jpnn
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: JPNN.COM

TAGS:


comments