Selasa, 25 Februari 2020

Kuota PPDB Online di Kota Jambi Naik 5 Persen


Selasa, 26 Mei 2015 | 11:34:16 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2015-2016 tingkat SMP dan SMA akan dimulai pada 29 Juni mendatang. Sama seperti tahun sebelumnya, PPDB tahun ini akan melalui dua jalur, yaitu online dan offline.

Walikota Jambi, Sy Fasha, mengatakan untuk PPDB dengan sistem online tahun ini akan ada peningkatan kuotanya. "Tahun ini kuota jalur online ditingkatkan lima persen dibandingkan tahun lalu, yakni menjadi 65 persen. Sedangkan kuota jalur offline hanya 35 persen," ujar Fasha.

Ditambahkan Fasha, online adalah suatu sistem untuk menjawab keraguan orang tua siswa tentang kejujuran PPDB. Menurutnya, sistem online tidak bisa diganggu gugat. "Jangankan kepala sekolah, kepala dinas pun, bahkan walikota, tidak bisa mengubah hasil online," tegas Fasha.

Hal itulah yang menyebabkan Fasha meningkatkan kuota penerimaan siswa melalui jalur online. Dari 65 persen tersebut, 5 persen diantaranya adalah kuota untuk siswa asal luar Kota Jambi. Sedangkan untuk jalur offline sebesar 35 persen diprioritaskan untuk siswa berprestasi, siswa miskin, dan siswa yang berasal dari lingkungan sekitar sekolah termasuk anak kandung guru, pembina atau pengelola sekolah.

Selain guru, pada penerimaan siswa baru tahun ini, Walikota Jambi juga mendapatkan jatah untuk memasukan sejumlah siswa ke sekolah-sekolah. Jatah ini diberikan walikota kepada siswa berprestasi yang telah meraih anugerah walikota. "Penghargaan atau sertifikat yang diberikan Walikota Jambi agar mendapat prioritas pada PPDB tahun 2015 dengan melampirkan bukti prestasi yang bersangkutan. Walikota tidak sembarangan menandatangani sertifikat," sebutnya.

Untuk jalur prestasi, Fasha juga meminta sekolah untuk cermat memilihnya. Ia menegaskan, tidak semua prestasi bisa mendapat keistimewaan dalam PPDB 2015. Ini dikhususkan bagi prestasi perorangan bukan kelompok. Untuk kuota siswa miskin sendiri, diakui Fasha, tahun ini memang berkurang. Dari tahun sebelumnya yang 15 persen, kuota PPDB 2015 untuk siswa miskin tahun ini diturunkan menjadi 10 persen.

Alasannya, kata Fasha, pemkot Jambi telah membuka sekolah khusus orang miskin yaitu Yayasan Pendidikan Pertiwi. Baik untuk jenjang SD, SMP maupun SMA. "Di Pertiwi baik SD, SMP, maupun SMA bebas biaya. Bahkan baju, termasuk sepatu dan tas sekolah ditanggung semua," tandasnya.



Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments