Senin, 10 Mei 2021

Bantuan Kapal Kecil untuk Nelayan Dinilai Tidak Efektif


Minggu, 31 Mei 2015 | 22:22:49 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Ist

JAMBI – Bantuan kapal kecil atau pompong yang diberikan untuk nelayan dinilai tidak efektif oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jambi, Saifuddin. Menurut Saifuddin, dengan kapal kecil tersebut hasil tangkapan nelayan menjadi kurang maksimal.

Selain itu, kata Saifuddin, sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan, diharapkan agar pemerintah daerah tidak lagi memberikan bantuan berupa kapal nelayan yang kecil karena tidak efektif.

“Seperti misal bantuan pompong yang ada di Tanjabtim. Itu tidak tepat sasaran, karena jarak tempuhnya tidak sampai 12 mil," ujarnya.

Lebih lanjut Saifuddin mengatakan, kapal kecil jangkauannya juga tidak bisa terlalu jauh. Padahal, untuk memperoleh ikan ekspor, jarak tempuhnya harus mencapai 12 mil ‎ke laut. Jika kapalnya kecil, ia memastikan tidak efektif dan hasil tangkapan nya juga kurang maksimal.

“Kalau menggunakan kapal kecil, tangkapannya tidak maksimal. Kalau untuk menangkap ikan yang besar, jaraknya jauh yang tidak bisa dijangkau oleh kapal-kapal kecil," sebutnya.

Untuk itu, Saifuddin mengharapkan agar program ke depan ‎dalam peningkatan hasil ekspor hasil laut, kapal yang di gunakan seharusnya kapal yang ukurannya besar dan bisa menempuh jarak 12 mil lebih. “Kita menekankan kapal yang harus diberikan kepada nelayan adalah kapal yang besar sehingga bisa menempuh jarak 12 mil ke atas,‎ dan tangkapan ikannya pun maksimal," pungkasnya.




Penulis: Hendro
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments