Sabtu, 15 Mei 2021

Ladies, Busana Cantik Ini Terinspirasi Baju Koko


Kamis, 04 Juni 2015 | 10:16:54 WIB


Karina mengenakan salah satu koleksi busana muslim ready-to-wear menjelang Ramadan.
Karina mengenakan salah satu koleksi busana muslim ready-to-wear menjelang Ramadan. / Guslan Gumilang/Jawa Pos

MENJELANG Ramadan, busana-busana islami bermunculan untuk meramaikan dunia fashion. Misalnya, yang tampak di atrium Royal Plaza, Surabaya, Selasa (2/6). Di sana, brand Marrakech memamerkan tujuh koleksi bertajuk La Beaute d’Un Sarong vol 3.

Adith Hendart, creative director, mengatakan bahwa koleksi itu memang diluncurkan menjelang bulan penuh hikmah. ’’Inspirasi busana ini baju koko. Tapi, digunakan perempuan,’’ ujar Adith.

Tujuh koleksi tersebut berupa atasan berwarna putih yang dipadukan dengan bawahan bervariasi. Ada yang berbentuk rok maupun celana komprang. Warna yang dipilih adalah warna alam seperti krem, cokelat, dan biru. Motif utama yang digunakan adalah sarung bermotif Batavia. ’’Kami sedang mengangkat adat Melayu dengan motif ini,’’ ungkap Adith.

Untuk bawahan, ada celana yang multifungsi. Bentuknya besar. Adith menyebut busana itu celana komprang. Celana yang berasal dari kain tenun tersebut sengaja dibentuk besar dengan ukuran all size. ’’Perempuan atau laki-laki bisa memakainya. Bisa berfungsi untuk mukena juga,’’ ungkap Adith.

Pengerjaan busana itu membutuhkan waktu dua bulan. Agar terasa nyaman, kain yang digunakan berbahan katun. Unsur manisnya terdapat pada brokat dan bordir Batavia. Agar tidak monoton, Adith menambahkan pelapis yang terbuat dari brokat dengan dihiasi bordir bunga.  

Dia juga memberikan tip padu padan. Bila untuk kasual, menurut Adith, kaum hawa bisa memilih atasan putih, rok, atau celana dengan sepatu kets. Meski berkaitan dengan Ramadan, busana tersebut tidak hanya ditujukan untuk umat muslim. Umat lain pun bisa.

Sebab, atasan putih yang tersedia tidak hanya berlengan panjang. Ada juga yang berlengan tiga perempat. ’’Kami ingin fashion bisa dinikmati semua orang. Tidak dikotak-kotakkan,’’ paparnya.


Penulis: cik/c7/oni
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: JPNN.COM

TAGS:


comments