Rabu, 17 Juli 2019

Acha Septriasa Melantunkan Ayat Suci Alquran


Jumat, 05 Juni 2015 | 10:10:54 WIB


Acha Septriasa foto bareng Pasha Chrismansyah (kanan) dan Damayanti Noor (tengah), anak dan istri mendiang Chrisye, di sela peluncuran audio Quran, Kamis (4/6).
Acha Septriasa foto bareng Pasha Chrismansyah (kanan) dan Damayanti Noor (tengah), anak dan istri mendiang Chrisye, di sela peluncuran audio Quran, Kamis (4/6). / Fedrik Tarigan/Jawa Pos

JAKARTA – Bukan hal aneh mendengar suara merdu Acha Septriasa, 25, saat membawakan lagu cinta. Tapi, bagaimana suara Acha saat melantunkan ayat suci Alquran? Ternyata, tidak kalah merdu. Suaranya lembut dan menenangkan.

Membaca Alquran dan merekamnya ke dalam bentuk digital menjadi proyek baru Acha. Bersama 129 kontributor lainnya, Acha ikut berkontribusi dalam proyek audio Quran yang diinisiatori Archie Wirija.

Penyanyi dan pemain film itu kebagian membacakan surah Al-Fath ayat 27–29. Tiga ayat itu termasuk ayat-ayat yang sering dibaca Acha. Terutama saat Isra Mikraj.

Bukan tanpa alasan Acha mau sumbang suara. Bintang film Nada untuk Asa itu menilai, proyek audio Quran tersebut mulia sekali. Karena itu, hati Acha tidak kuasa menolak.

’’Ini merupakan media yang bisa menjangkau semua kalangan. Saya juga ingin suatu saat nanti ada yang mendengarkan saya baca Alquran,’’ tutur Acha pada peluncuran audio Quran di D’Galerie, Jakarta Selatan, Kamis (4/6).

Dengan adanya cara praktis menyimak Alquran, Acha berharap semakin banyak anak muda yang terpanggil untuk kembali membuka kitab suci dan mengaji. Sebagai anak muda, dia mengaku sulit mencari waktu untuk mengaji. Salat Subuh saja terkadang bablas, apalagi membaca Alquran.

Keterlibatannya dalam proyek itu seolah-olah mengingatkan Acha pada kewajiban tersebut. Dia berharap proyek itu berjalan dengan lancar dan diunduh banyak orang.

Harapan yang sama juga terlontar dari Archie yang bertindak sebagai produser. Dia berharap audio Quran bisa membantu lebih banyak generasi produktif untuk lebih mudah memahami kitab suci dan terjemahannya. ’’Terutama di era mobilitas yang tinggi dan serbasibuk ini,’’ tutur Archie.

Proses rekaman berjalan dengan cukup lancar meski diwarnai beberapa bagian yang salah. Namun, itu dianggap Acha sebagai proses belajar kembali. Ustad yang mendampingi selama proses rekaman selalu mengingatkan soal tajwid dan lainnya.

’’Saya pikir prosesnya cepat. Ternyata, saya menghabiskan waktu dua jam untuk rekaman,’’ ungkap Acha. Co-produser audio Quran Pasha Chrismansyah menyatakan, pihaknya memang sengaja mengundang seorang guru ngaji untuk mendampingi para kontributor saat melakukan rekaman.

Pemimpin Lembaga Pelatihan dan Pengembangan Pendidikan Alquran Madani H Uci Armisi bertugas mendampingi mereka. ’’Semua kontributor masih dalam tahap belajar. Agar tajwidnya benar, proses rekaman selalu didampingi guru ngaji,’’ jelas putra alm Chrisye itu.

Selain Acha, masih banyak public figure yang terlibat. Penyanyi Afgan, Raisa, Tulus, Gita Gutawa, grup music RAN dan HiVi, musisi senior Donny Fattah dan Indra Aziz, Dimas Seto, Mesty Ariotedjo, aktivis dan penulis Alanda Kariza, stand-up comedian Ryan Andriandhy, pelukis dan animator Chiki Fawzi, Putri Indonesia 2008 Zivanna Letisha, dan yang lainnya.


Penulis: and/c23/jan
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: JPNN.COM

TAGS:


comments