Kamis, 13 Mei 2021

Ketua RT Ngaku Kaget Saat Didatangi Polisi Tanjung Priok


Jumat, 05 Juni 2015 | 21:20:28 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI – ML (25), warga Kota Jambi, dan RN (36), warga Kabupaten Muaro Jambi, beberapa hari lalu ditangkap anggota Polres Tanjung Priok. Keduanya diduga terlibat kasus jual beli narkoba lewat online yang sebelumnya berhasil diungkap pihak Polres Tanjung Priok.

RN ditangkap saat berada di kantor pusat Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Jambi di Jalan Sri Rezeki, Jambi Timur, saat akan mengirimkan paket berisikan narkoba jenis sabu-sabu. Sementara itu ML, ditangkap saat berada di rumahnya yang berlokasi tidak jauh dari kantor pusat JNE Jambi.

Iskandar, Ketua RT 06 Kelurahan Rajawali, Kecamatan Jambi Timur saat dikonfirmasi wartawan membenarkan jika ML adalah warganya. Selain itu, Iskandar juga mengakui jika beberapa hari lalu ML ditangkap anggota Polres Tanjung Priok.

Saat itu, kata Iskandar, penangkapan dipimpin oleh Kasat Narkoba Polres Tanjung Priok, AKP Victor Inkiriwang. Bahkan sebelum dilakukan penangkapan, kata Iskandar, Victor sempat menemui dirinya untuk meminta izin.

“Victor minta izin kepada saya untuk menemani timnya menggeledah rumah ML. Saya kaget, lalu saya tanyakan ada kasus apa,” ujar Iskandar, Jumat (5/6).

“Nanti Bapak (Iskandar, red) akan tahu juga apa yang selama ini terjadi dengan warga Bapak,” ujar Iskandar menirukan jawaban Victor saat akan dilakukan penangkapan.

Lebih lanjut Iskandar mengatakan, saat ditangkap di rumah orangtuanya, ML tengah berada di dalam kamar bersama dua orang temannya. Menurut Iskandar, penangkapan dilakukan oleh lima orang petugas kepolisian, dimana tiga orang masuk ke dalam rumah, sedangkan dua orang berjaga di luar.

“Kabarnya juga ada orang BNN (Badan Narkotika Nasional) yang ikut (penangkapan, red),” pungkasnya.




Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments