Kamis, 26 Mei 2022

Lihat nih, Asyik Gitaran saat Jalani Bedah Otak

Sabtu, 06 Juni 2015 | 13:02:49 WIB


Seorang pria asal Brasil asyik bergitar saat jalani operasi bedah otak
Seorang pria asal Brasil asyik bergitar saat jalani operasi bedah otak / Dailymail

SANTA CATARINA – Seorang pria asal Brasil, Anthony Kulkamp Dias, malah asyik menyanyikan lagu The Beatles berjudul Yesterday plus memainkan gitarnya ketika menjalani prosedur bedah otak.

Dias divonis dokter menderita tumor 15 hari setelah putranya lahir. Pekan lalu pria 33 tahun itu menjalani operasi untuk mengangkat tumor tersebut di Rumah Sakit Senhora de Conceicao, bagian selatan Santa Catarina, Brasil.

Lantaran ukuran tumor di kepala Dias masih tergolong kecil, dokter memutuskan untuk menyuntikkan bius lokal. Dias ternyata tidak mau menyia-nyiakan kesempatan itu. Karena masih bisa melakukan sesuatu, pria yang sudah 20 tahun malang melintang dalam industri musik Brasil tersebut memutuskan untuk bernyanyi dengan bermain gitar.

Karena sang dokter memberikan izin, jadilah ruang operasi dimeriahkan suara merdu dan petikan gitar sang pasien.

”Awalnya saya menyanyikan lagu ciptaan saya berjudul Emanuel, kemudian berlanjut ke lagu The Beatles. Bahkan, tim medis meminta saya mengulang lagu itu,” kata Dias kepada situs berita Brasil G1 seperti dilansir dari Daily Mail.

Para dokter mengaku terbantu oleh keberanian Dias bermain gitar. Mereka dengan mudah mengangkat tumor di kepala Dias. Menurut juru bicara tim dokter, pasien yang dioperasi sambil memainkan alat musik merupakan tindakan relaksasi yang lebih baik daripada pembiusan atau anestesi. Sebab, si pasien dapat mengendalikan bagian sensorik otaknya.

Total ada enam lagu yang dimainkan Dias dengan iringan gitar. Pria yang bekerja di bank tersebut harus beristirahat karena tangan kanannya terasa lemas. Hal itu terjadi karena dokter melakukan tindakan pada area otak di sebelah kanan.

Sebelumnya kejadian serupa pernah terjadi pada 2009. Seorang violin profesional Roger Frisch bahkan tetap memainkan biolanya selama menjalani operasi pemasangan implan elektroda di otaknya. Hal tersebut dilakukan untuk menemukan titik kendali di dalam kepalanya agar elektroda yang dipasang bisa berfungsi dengan benar.


Penulis: dailymail/okt/c9/ang
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: JPNN.COM

TAGS:


comments