Selasa, 17 September 2019

Hanya Satu Swalayan di Kota Jambi yang Miliki IUTM


Senin, 08 Juni 2015 | 10:32:08 WIB


Salah satu pusat perbelanjaan di Kota Jambi
Salah satu pusat perbelanjaan di Kota Jambi / Amril Hidayat

JAMBI – Ratusan swalayan atau toko modern yang ada di Kota Jambi ternyata tidak memiliki Izin Usaha Toko Modern (IUTM). Hal ini diungkap Kepala Seksi Bina Usaha Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi, M Zaini.

"Toko modern di Jambi hanya mengandalkan pemberian hak waralaba, mereka tidak punya IUTM. Harusnya ini diintensifkan perizinannya oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi, sebab waralaba itu bukan masuk izin toko modern," ungkap Zaini.

Dijelaskan Zaini, swalayan harus memiliki IUTM yang dikeluarkan Badan Perizinan Satu Pintu di tempat mereka berada. Berdasarkan penelusuran pihaknya, kata Zaini, swalayan yang sudah memiliki IUTM itu baru satu.

"Di Jambi ini saja swalayan besar seperti Trona dan Jamtos itu tidak memiliki IUTM. Yang sudah punya izin IUTM itu baru satu, yakni swalayan Hypermart," katanya.

Zaini tidak mengetahui jumlah keseluruhan swalayan di Jambi. Namun khusus di Kota Jambi, ia menyebut sekitar 17 swalayan besar memang belum mengantongi izin usaha toko modern.

Dikatakannya lagi, waralaba seperti Indomaret dan Alfamart hanya memiliki izin usaha hak kekayaan intelektual yang dikeluarkan oleh Dirjen Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Kementerian Hukum dan HAM. Artinya, manajemen swalayan atau penerima waralaba itu memakai sistem pemberi waralaba.

"Mereka hanya memakai merk dan itu tidak termasuk izin hanya pengakuan hak. Dan Surat Izin Tempat Usaha (SITU) juga bukan izin toko modern," tegasnya.

Menurutnya, penegakan Peraturan Daerah (Perda) atau melakukan razia terhadap perizinan swalayan ada pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Jambi. Pemerintah provinsi, kata Zaini, tidak memiliki hak.

"Di Perizinan Satu Pintu itu boleh di cek, berdasarkan penelusuran dan laporan yang saya terima, yang punya IUTM hanya satu toko modern," katanya lagi.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, AR Syahbandar, menyayangkan banyaknya swalayan yang belum mengantongi izin usaha toko modern. Untuk itu, dia meminta agar pihak terkait saling berkoordinasi terkait hal ini.

"Ini harus cepat disikapi, rasanya belum terlambat untuk berbenah. Disperindag Provinsi harus koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota serta memberi arahan soal perizinan itu. Jangan sampai timbul permasalahan yang merugikan satu sama lain," ujarnya.




Penulis: Anton
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments