Sabtu, 15 Desember 2018

Ramaikan Pameran Jambi Expo, Dinas ESDM Provinsi Bawa Ahli Batu dari Bandung


Senin, 08 Juni 2015 | 20:29:14 WIB


Erwin Harley Delavega
Erwin Harley Delavega / Hendro

JAMBI - Dalam rangka memeriahkan pameran Jambi Expo yang berlangsung di eks arena MTQ Taman Rimbo, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jambi mendatangkan ahli batu akik dari Bandung, Jawa Barat bernama Erwin Harley Delavega.

Kabid Geologi Dinas ESDM Provinsi Jambi, Karel, mengatakan pihaknya sengaja mendatangkan ahli batu akik tersebut untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat Jambi akan keaslian, nilai, dan kadar batu yang akik yang belum diketahui.

“Pasti ada yang masih ragu akan keaslian batu akiknya, nilainya, dan kadarnya. Jadi di sini (pameran Jambi Expo, red) bisa langsung diuji dan diteliti dengan alat yang juga didatangkan dari bandung," ujar Karel, Senin (8/6).

Ditambahkan Karel, untuk proses penilaian batu, pengunjung cukup membayar sebesar Rp 15 ribu untuk batu akik (setengah permata). Sedangkan untuk identifikasi lengkap kelas batu permata, seperti jamrud, ruby, blue safir, dan lainnya, akan dikenakan biaya sekitar Rp 50 ribu.

“Sangat murah. Kalau di tempat lain tempat yang memang khusus menilai batu itu sangat mahal, mencapai Rp 300 ribu," tandasnya.

Sementara itu Erwin Harley Delavega saat dikonfirmasi mengatakan, batu-batu akik di Jambi memiliki ciri khas tersendiri, baik jenis, tingkat kekerasan, kadar, maupun nilainya.

Erwin menyebutkan, ada beberapa langkah yang biasa dilakukan sejumlah orang untuk membuat batu akik keras dan padat. Salah satunya dengan merendam dengan berbagai minyak selama beberapa hari.

“Merendam batu akik kita pada minyak baby oil dan minyak zaitun itu memang ada sedikit manfaatnya, bisa menjadikan batu menjadi lebih padat dan keras," jelasnya.

“Kalau batunya rapuh, batu buatan, dan batu bernilai tinggi, bisa diketahui dengan melihat dari alat ini (sambil memperlihatkan alatnya) sambil kita tampilkan hasilnya melalui infocus ini," pungkasnya.



Penulis: Hendro
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments