Senin, 17 Mei 2021

Bawaslu Minta Tambahan Dana Rp 9 M untuk Pengawasan Pilkada


Selasa, 09 Juni 2015 | 10:07:39 WIB


Kantor Bawaslu Provinsi Jambi
Kantor Bawaslu Provinsi Jambi / Khusnizar

JAMBI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi akan mengajukan penambahan anggaran sebesar Rp 9 miliar untuk pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Provinsi Jambi. Penambahan ini sendiri berdasarkan perubahan Permendagri Nomor 44 tahun 2015.

"Sesuai perubahan Permendagri Nomor 44 tersebut, terjadi penambahan berkisar Rp 9 miliar," ujar Ketua Bawaslu Provinsi Jambi, Fauzan Khairazi.

Disebutkan Fauzan, ada perbedaan mengenai masa kerja Pengawas Pemilu Lapangan (PPL), dimana pada Undang-Undang Nomor 8 tahun 2015 disebutkan selama 2 bulan, sedangkan menurut Permendagri Nomor 44 tahun 2015, masa kerjanya 6 bulan.

"Begitu juga dengan Panwascam menjadi 12 bulan, dari sebelumnya 8 bulan," sebut Fauzan.

Ditanyakan apakah perubahan tersebut sudah masuk dalam lembaran negara? Fauzan mengatakan, memang belum menjadi lembaran negara, namun perubahan tersebut sudah hampir dipastikan. "Itu sudah positif, sebentar lagi masuk dalam lembaran negara," ujarnya.

Lantas kapan penambahan anggaran tersebut diajukan? Fauzan mengatakan nanti setelah anggaran yang telah disepakati melalui NPHD dicairkan dulu. "Yang pertama tetap pencairan sesuai NPHD, yaitu Rp 30 miliar. Selanjutnya baru kita ajukan lagi RAB sesuai dengan perubahan di Permendagri 44," katanya.

Sementara itu untuk pencairan dana yang Rp 30 miliar, Fauzan mengatakan dalam beberapa hari ke depan sudah dicairkan. "Informasi dari bagian keuangan dalam tiga hari ini sudah cair," pungkasnya.




Penulis: Khusnizar
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments