Jumat, 22 November 2019

Berapa Persen Kenaikan Harga Properti per Bulan? Ini Angkanya


Sabtu, 06 Juni 2015 | 12:57:51 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

SURABAYA – Di saat daya beli masyarakat melemah, harga properti tidak pernah turun. Sebaliknya, harga hunian baru yang ditawarkan pengembang justru naik.

’’Setiap bulan harga properti cenderung naik,” ujar Ketua Bidang VI Konstruksi, Infrastruktur, dan Properti Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Timur Felix Soesanto, Rabu (3/6).

Menurut dia, harga properti tidak bisa melandai karena harga tanah setiap tahun juga semakin mahal. Harga properti tiap bulan naik sekitar 1 persen. Selain itu, penguatan dolar berpengaruh terhadap harga properti.

’’Saat ini dolar yang menguat terhadap rupiah juga memengaruhi harga penjualan properti,” jelasnya.

Felix menuturkan, penjualan properti segmen kelas premium yang berharga miliaran rupiah saat ini sedang melemah. Sebaliknya, penjualan properti berharga dibawah miliaran rupiah sedang tumbuh positif.

Lesunya penjualan properti segmen kelas premium disebabkan kondisi ekonomi yang kurang bagus. Masyarakat lebih memilih menahan berbelanjameski pembelanjaan masyarakat akan memilih harga yang lebih rendah.

Disinggung mengenai kelonggaran loan-to-value (LTV), Felix menuturkan bahwa hal itu akan menaikkan angka penjualan. Tetapi, berapa persen kenaikan tersebut belum bisa diprediksi.


Penulis: fel/c22/agm
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: JPNN.COM

TAGS:


comments