Jumat, 18 Oktober 2019

Mau Cairkan Sertifikasi, Guru Diminta Bayar Rp 100 Ribu


Kamis, 11 Juni 2015 | 22:17:57 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Riki Saputra

BANGKO – Praktik pungutan liar (pungli) masih saja terjadi di Kabupaten Merangin. Tidak hanya sekolah, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Merangin juga ditenggarai melakukan pungli.

Informasinya, setiap guru yang dana sertifikasinya akan cair, dibebankan biaya sebesar Rp 100 ribu. Modusnya, biaya tersebut untuk pengurusan administasi.

“Tahun sebelumnya tidak ada pembayaran administrasi. Tahun ini kami dibebankan, kan aneh," ujar salah seorang guru sertifikasi yang enggan disebutkan namanya, Kamis (11/6).

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Merangin, Masuri, mengaku belum mengetahui hal ini. “Belum dapat informasi soal adanya staf dinas memungut dana untuk pencairan sertifikasi tersebut," ujar Mashuri.

Namun mashuri berjanji akan menindaklanjuti informasi tersebut. Bahkan ia mengatakan akan menindak tegas oknum yang melakukan pungli tersebut.

“Akan saya selidiki dulu siapa yang bermain. Kalau ada bukti dan pelaku akan kita tindak. Saya ingin guru di Merangin ini mendapat haknya," pungkasnya.




Penulis: Riki Saputra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments