Selasa, 22 Oktober 2019

Pemilihan Rektor IAIN Diwarnai Isu Plagiat, Senat Tidak Terpengaruh


Senin, 15 Juni 2015 | 11:20:27 WIB


 Gedung IAIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi
Gedung IAIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi / facebook

JAMBI – Pemilihan Rektor Institut Agama Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin (IAIN STS) Jambi diwarnai isu plagiat dan amoral. Namun isu tersebut dipastikan tidak akan mempengaruhi proses pemilihan.

"Senat tidak terpengaruh, apalagi itu kan isu usang yang diangkat kembali oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah IAIN. Silakan saja, saya juga menerima SMS (gelap, red) itu, di facebook juga begitu. Silakan saja, sepanjang tidak melanggar hukum," kata Ketua Senat IAIN STS Jambi, Lias Hasibuan.

Ditambahkan Lias, sidang senat terbuka belum lama ini telah memutuskan ada empat bakal calon yang layak untuk maju sebagai calon Rektor IAIN STS Jambi. Keempatnya adalah Hadri Hasan, Hasbi Umar, Su'aidi As'ari, dan Helmi.

"Tidak ada alasan bagi kita untuk menolak keempatnya, apalagi keempatnya memiliki track record yang bagus di kampus," ungkapnya.

Terkait masalah umur dan status kelembagaan yang selama ini digadang-gadang bakal menghambat salah satu kandidat, Lias mengatakan hal itu tidak menjadi masalah bagi senat. "Semuanya layak dan memenuhi syarat. Kita juga tidak ingin pemilihan rektor ini berjalan alot," pungkasnya.

Untuk diketahui, terkait ajang pemilihan rektor IAIN STS Jambi ini muncul selebaran dan SMS gelap yang berisikan isu plagiat oleh salah satu kandidat beberapa tahun silam. Parahnya lagi, dari SMS dan akun facebook, disebarluaskan informasi, bahwa salah kandidat calon rektor diduga melakukan hubungan gelap dengan Wanita Idaman Lain (WIL).



Penulis: Hendro
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments