Senin, 22 Juli 2019

Ini Pengakuan Terbaru Agustinus Tae


Kamis, 18 Juni 2015 | 11:31:32 WIB


Agustinus (kiri), pembantu di rumah Angelina, yang ditetapkan sebagai tersangka saat bertemu dengan Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait pada 24 Mei.
Agustinus (kiri), pembantu di rumah Angelina, yang ditetapkan sebagai tersangka saat bertemu dengan Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait pada 24 Mei. / Miftahudin/Jawa Pos Radar Bali/JPNN

DENPASAR - Agustinus Tae, 25, mengaku dijanjikan Rp 200 juta untuk mengubur Angeline, bocah delapan tahun yang ditemukan tewas di rumah ibu angkatnya, Margareith. Hal itu diungkapkan pengacara Agus, Haposan Sihombing kemarin.
 
"Kata Agus, ada yang memerintahnya untuk melakukan itu (mengubur). Jadi, di atas dia ini masih ada lagi. Dia diupah Rp 200 juta setelah menjalankan tugasnya," kata Haposan.

Cuma, dia tidak menjelaskan dengan detail apakah uang tersebut sudah diterima dan siapa yang menyuruhnya.
 
Sementara itu, Yvone Caroline Megawe, anak pertama Margareith, siap dipanggil sebagai saksi untuk kasus penelantaran anak. Dalam kasus itu, Margareith telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Bali.
 
"Saya siap besok karena ini demi kebenaran," ujar Yvone yang datang ke Mapolda Bali bersama adiknya, Christina Telly Megawe, dan sejumlah pengacara baru ibunya.

Yvone tampak tenang dan memegang erat tangan Christina. Dia datang dengan mengenakan baju yang dibalut syal.


Penulis: dre/ken/yes/c7/sof
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: JPNN.COM

TAGS:


comments