Kamis, 14 November 2019

Angka Kematian Ibu dan Bayi di Tanjabbar Tinggi


Selasa, 30 Juni 2015 | 10:36:11 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

KUALA TUNGKAL - Angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dari tahun ke tahun ternyata masih tinggi. Bahkan dari tahun 2013 ke 2014 angka kematian ibu dan bayi mengalami kenaikan.

Data yang berhasil dihimpun, selama tahun 2013-2014 yang lalu tercatat ada 49 kasus bayi yang meninggal. "Angkanya masih di atas 4,5 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Tanjabbar, Ahmad Putra.

Dari sejumlah kasus kematian ibu atau bayi tersebut, kasus terbanyak masih terjadi wilayah Tungkal Ilir. Disebutkan Ahmad, penyebab terbanyak adalah berat lahir kurang, serta aspiksia (ganguan pernapasan).

"Untuk (kematian, red) Ibu disebabkan oleh preexklamsia (pendarahan), dan keterlambatan untuk dilakukan penaganan atau terlambat dirujuk ke rumah sakit," jelasnya.

Untuk menekan angka kasus ini, Ahmad mengatakan pihaknya telah menghimbau kepada seluru puskesmas agar dapat melakukan  komunikasi dalam pelayanan persalinan dengan para bidan. "Dengan begitu angka kematian ibu dan anak dapat berkurang dan ditekan," pungkasnya.


Penulis: Muammar Solihin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments