Sabtu, 27 November 2021

Dua Pelaku Curanmor Babak Belur Dihakimi Massa

Jumat, 03 Juli 2015 | 21:54:39 WIB


Dua pelaku curanmor saat dipindahkan dari Rumah Sakit Bhayanghara.
Dua pelaku curanmor saat dipindahkan dari Rumah Sakit Bhayanghara. / Ardiansyah

JAMBI – Nasib naas dialami oleh Abdul Gafur (38), warha Kabupaten Batanghari, dan Ambok Akok (32), warga Perumahan Kembar Lestari III, Kota Jambi. Keduanya menjadi sasaran amuk massa setelah kedapatan hendak mencuri sebuah sepeda motor.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.15 WIB kemarin, Kamis (2/7), di pelataran parkir kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah. Keduanya dipergoki salah seorang security saat akan membawa kabur sebuah sepeda motor.

Pada saat kejadian, korban yang diketahui bernama Asriadi (45), sedang berbuka puasa bersama di aula kampus. Sebelumnya, korban yang merupakan security di STIE Muhammadiyah, memarkirkan motornya di samping pos jaga.

Ifnul (30), saksi mata yang juga rekan kerja korban menuturkan, ketika dia sedang duduk di pos jaga terlihat dua orang tidak dikenal berboncengan dengan menggunakan motor Honda Blade masuk ke perkarangan kampus.

“Satu orang turun dari motor langsung berjalan ke arah motor yang terparkir itu dan membawa kendaraan dengan cepat menjebol tempat kuncinya, dan satunya lagi mengamankan situasi," terang Ifnul.

Ketika kedua pelaku akan keluar dari gerbang, Ifnul langsung menangkap salah seorang pelaku. Ia mengaku sempat berkelahi dengan salah seorang pelaku tersebut. “Warga yang mengetahui kejadian itu ramai menghajar kedua pelaku," pungkasnya.

Sementara itu Wakasat Reskrim Polresta Jambi, AKP Deni Mulyadi, mengatakan pelaku membobol motor korban dengan menggunakan kunci baja yang ujungnya sudah diruncingkan. “Pelaku sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara karena babak belur diamuk massa,” ujar Deni.

Pantauan di lapangan, hari ini, Jumat (3/7), kedua pelaku langsung dipindahkan dari Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan. Pemindahan kedua pelaku mendapat kawalan ketat petugas kepolisian.




Penulis: Ardiansyah
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments