Sabtu, 14 Desember 2019

Sepi Peminat, Dana Taperum Hanya Diambil 54 Pensiunan


Selasa, 07 Juli 2015 | 14:04:25 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI -  Pengembalian Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Taperum PNS) yang dimulai sejak 1 Juni lalu tidak mendapat respon positif PNS yang memasuki usia pensiun mulai 1 Juni. Buktinya, hanya ada 54 pensiun yang mengurus dan mendapatkan dana itu terhitung selama satu bulan terakhir.    

"Untuk bulan Juni hanya 54 pensiun yang mendapatkannya. Sedangkan pada 1-6 Juli ada 38 yang telah mendapatkannya," jelas Joko Putranto, Kasi Layanan dan Manfaat PT Taspen (PERSERO) Jambi.

Pembayaran Taperum ini akan dilakukan satu paket dengan pembayaran pensiun pertama dan Tabungan Hari Tua (THT) di masing-masing kantor cabang Taspen. "Pembayaran akan kita jadikan satu paket, biar memudahkan pensiunan yang mengurusnya," sebut Joko.

Pengembalian pembayaran Taperum PNS tersebut dilakukan berdasarkan perjanjian kerja sama antara PT Taspen Persero dengan Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapetarum PNS) No.JAN/98/DIR/2015 tentang pelayanan pembayaran pengembalian tabungan perumahan PNS. Dimana setiap PNS diwajibkan untuk membayar iuran setiap bulannya.

Jumlah iuran Taperum PNS selama ini berdasarkan Kepres Nomor 46 Tahun 1994, setiap PNS (non TNI/ Polri/ Kemhan) sebesar Rp 3.000 untuk golongan I, Rp 5.000 (golongan II), Rp 7.000 (golongan III) dan Rp 10.000 (golongan IV). Potongan ini langsung diambil dari gaji PNS.Iuran sedang diusahakan menjadi 2,5 persen dari total gaji PNS.

"Kalau dijumlahkan, pensiunan tersebut dapat sekitar Rp 2 juta per orang," jelas Joko.

Lebih lanjut Joko mengatakan, jumlah pegawai yang aktif di Provinsi Jambi saat ini mencapai 80 ribu orang, dan mereka bisa mengurus Taperum setelah masa kerja mereka berakhir. “Yang aktif di Jambi saat ini ada 80 ribu orang, nah kita tinggal tunggu mereka pensiun dan mengurus Taperum. Kita akan keluarkan dengan cepat dan syarat yang tidak sulit,” pungkasnya.


Penulis: Hendro
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments