Jumat, 20 September 2019

Curi Kawat Tembaga Buat Biaya Mudik Lebaran


Rabu, 08 Juli 2015 | 13:39:08 WIB


Pelaku pencurian beserta barang bukti yang diamankan Polsek Jambi Timur
Pelaku pencurian beserta barang bukti yang diamankan Polsek Jambi Timur / Ardiansyah

JAMBI - Rudi Irawan (19), tahun terpaksa harus mengurungkan niatnya untuk berlebaran di kampung halamannya. Saat ini, Rudi harus mendekam di sel tahanan Polsek Jambi Timur karena terlibat kasus pencurian.

Kanit Reskrim Polsek Jambi Timur, Iptu Indo Wijaya, mengatakan Rudi ditangkap karena mencuri kawat tembaga penangkal petir di Sekolah Dasar (SD) Attaufiq, yang berlokasi di Jalan Kolonel M Isya No. 02, Kelurahan Rajawali, Kecamatan Jambi Timur.

"Pelaku (Rudi, red) melakukan pencurian dengan cara memanjat bangunan dari belakang. Kemudian pelaku memotong kawat tembaga dengan menggunakan gunting besar," ujar Indo, Rabu (8/7).

Kejadian tersebut, sambung Indo, dilaporkan oleh Yaya (49), salah seorang guru di sekolah tersebut. Dikatakannya lagi, dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti berupa 13 antena kuningan penangkal petir, dan satu karung kabel tembaga yang sudah dipotong.

"Pelaku kita kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," tandasnya.

Sementara itu pelaku yang sehari-hari berjualan es dogan di kawasan Murni, mengaku baru sekali melakukan aksi pencurian. Hal itu dilakukannya karena jualan sedang tidak laku dan banyak saingan.

"Kawatnya aku jual Rp 50 ribu per kilogram. Duitnyo untuk mudik lebaran," kata pelaku saat ditemui di Polsek Jambi Timur.

"Cuman modal karung be, gunting besi sudah ado di sano (TKP, red)," tutupnya.



Penulis: Ardiansyah
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments