Jumat, 15 November 2019

Pembeli BBM Bersubsidi Hasil Penggelapan DPO


Rabu, 08 Juli 2015 | 21:27:01 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Tim Satgas 7 Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi belum lama ini mengamankan Amrizal, sopir truk Pertamina B 9135 SFU yang mengangkut 16.000 kiloliter Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi. Ia diamankan karena diduga menggelapkan sebagian muatan mobilnya.

Tiga orang lainnya juga diamankan karena ikut membantu Amrizal dalam menggelapkan solar bersubsidi tersebut. Ketiganya adalah Amirudin, Fitra, dan Rizaldi.

Belakangan, pihak kepolisian juga menetapkan SS sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). SS merupakan pembeli BBM bersubsidi hasil penggelapan tersebut, yang berhasil melarikan diri saat dilakukan penggerebekan terhadap empat tersangka lainnya.

“Kediaman (SS, red)-nya sudah pernah digerebek, namun tidak ketemu. Makanya diterbitkan DPO,” ujar Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Jambi, Kompol Wirmanto, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (8/7).

Sementara itu untuk empat tersangka lainnya yang sudah lebih dulu ditangkap, Wirmanto mengatakan berkas pemeriksaannya masih berada di jaksa, setelah dilimpahkan tahap satu beberapa waktu lalu. “Untuk Amrizal Cs, berkas pemeriksaannya masih di jaksa,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, keempat tersangka ditangkap Senin (8/6) lalu sekitar pukul 07.45 WIB, di Lorong Telaga Biru, Sijenjang, Kota Jambi. Saat ditangkap, BBM yang seharusnya diantarkan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di km 49 Bukit Baling, Kabupaten Muaro Jambi tersebut, baru diturunkan sekitar 32 liter.

Atas perbuatannya, keempat pelaku dikenakan pasal 55 Undang-Undang No 22 tahun 2001 tentang Migas, dan pasal 374 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman pidana maksimal enam tahun penjara.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments