Sabtu, 22 Januari 2022

Wartawan Dibekali Konsep 100-0-100

Rabu, 08 Juli 2015 | 14:11:12 WIB


Workshop Media Program Kualitas Permukiman (P2KP)
Workshop Media Program Kualitas Permukiman (P2KP) / Yazid

SEJUMLAH awak media baik cetak, elektronik dan online dibekali konsep 100-0-100  yaitu 100 persen air bersih, 0 persen wilayah kumuh dan 100 persen sanitasi layak.  Program ini merupakan inflementasi dari program peningkatan kualitas pemukiman (P2KP) 2015.

Konsep tersebut merupakan target yang yang harus dicapai hingga tahun 2019 mendatang. Program P2KP ini merupakan kelanjutan dari program PNPM mendiri perkotaan. “Kita masih berkutat pada infrastruktur,” ungkap Tim Leader P2KP Provinsi Jambi Bagus Giri Purwo saat pembukaan Workshop Media program peningkatan kualitas pemukiman (P2KP) tingkat Provinsi Jambi 2015, Selasa (7/7).

Dikatakannya, konsep 100-0-100 menegaskan akan mencapai 100 persen terpenuhinya akses air minum, mengurangi kawasan kumuh hingga 0% dan 100% terpenuhinya akses sanitasi untuk rakyat. Pemenuhan target pemerintah itu tidak semudah membalikan telapak tangan,komitmen pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menyukseskan agenda pemerintah tersebut.

Paradigma kemiskinan, selama ini berkutat pada terpenuhinya IPM, tentu harus dielaborasi secara utuh dan komprehensif. Kemiskinan sebagai batu sandungan dalam memenuhi kehidupan layak tidak hanya dilatari oleh pendapatan, banyak faktor yang melahirkan kemiskinan itu. Ukuran sederhana kemiskinan menyandera rakyat dalah tidak terpenuhinya permukiman yang layak, dan masih susahnya mendapatkan akses air minum sebagai kebutuhan sehari-hari.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) P2KP Provinsi Jambi  Ahmad Priatna mengatakan, program ini dilaksanakan untuk empat kabupaten/kota yaitu Kota Jambi, Kota Sungaipenuh, Kabupaten Bunggo dan Kabupaten Tanjungjabung Barat. Untuk menyukseskan program ini pihaknya harus melakukan pemberdayaan kepada masyarakat dan menggandeng media baik cetak, elektronik dan online.


Penulis: Yazid
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments