Rabu, 11 Desember 2019

Artis Cantik Ini Pilih Film Religi, Ogah Berpakaian Seksi


Sabtu, 11 Juli 2015 | 10:38:23 WIB


INGIN RELIGI: Dhini Aminarti kini selektif memilih peran untuk film dan sinetron.
INGIN RELIGI: Dhini Aminarti kini selektif memilih peran untuk film dan sinetron. / Raka Denny/Jawa Pos

JAKARTA - Dhini Aminarti sudah membintangi lebih dari 15 judul sinetron. Salah satu yang melambungkan namanya adalah sinetron Siapa Takut Jatuh Cinta? pada pertengahan dekade 2000-an.

Lama malang melintang di berbagai judul sinetron, istri Dimas Seto itu ternyata juga kepingin mencicipi bermain film. Sejauh ini dia hanya pernah berpartisipasi dalam satu film berjudul Dunia Lain pada 2006.

Dhini menyatakan, selama ini ada beberapa tawaran film yang menghampiri. Namun, dia cukup selektif. Tidak mau asal menerima tawaran.

’’Aku milih sih orangnya. Enggak mau film yang kok gini sih. Atau kok gitu sih. Ingin sih. Tapi milih,’’ ujar perempuan 32 tahun itu ketika ditemui di kawasan Bintaro kemarin (10/7).

Dia punya kecenderungan untuk lebih picky soal film. Menurut Dhini, bermain film sama dengan mempertaruhkan image yang telah dibangunnya selama ini. Karena itu, film yang dipilih Dhini harus sesuai dengan image-nya.

Pernah sekali ada tawaran main film yang cukup menggiurkan. Namun, perannya tidak sesuai dengan Dhini. ’’Di situ ceritanya jadi DJ ya, Dhin. Terus, bajunya gimana? Ogah. DJ kan identik dengan baju seksi,’’ kata Dhini sedikit histeris.

Ada pula tawaran lain. Tetapi, setelah membaca skenario, Dhini merasa kurang sreg. Dia tidak melihat ada pesan moral dari cerita film tersebut. Jika boleh memilih, Dhini lebih suka membintangi film bergenre religi. Menurut dia, film religi jelas punya pesan moral dan tentu tidak membuat dirinya harus berpakaian seksi.

Sebenarnya hal serupa dilakukan Dhini dalam memilih sinetron. Meski tidak terlalu strict seperti memilih film, Dhini juga tidak sembarangan. Yang menjadi pertimbangan utama adalah lawan main. Lawan main haruslah orang yang tidak akan membikin Dhini bad mood selama syuting. ’’Misalnya, yang nggak on time. Kan jadi bete sendiri,’’ tuturnya.

Setelah lawan main, pertimbangan lain adalah sutradara dan jalan cerita. Soal peran, meski selama ini identik sebagai tokoh protagonis, Dhini tidak menutup kemungkinan untuk bermain sebagai antagonis. Itu justru menjadi salah satu keinginan terpendam Dhini.

’’Dulu pernah minta-minta peran antagonis. Dikasih. Tapi, hanya bertahan tiga episode. Katanya, mukanya nggak cocok,’’ ucap Dhini, lalu tertawa.


Penulis: and/c14/na
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments