Rabu, 20 November 2019

Aksi Kejahatan dan Laka Lantas di Jambi Meningkat Setiap Hari


Selasa, 21 Juli 2015 | 16:58:50 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI - Aksi kejahatan maupun kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Jambi pada momen libur lebaran tahun ini meningkat setaip harinya. Sejak dimulainya Operasi Ketupat 2015 hingga Senin (20/7) kemarin, pihak kepolisian mencatat telah terjadi 62 kasus kejahatan konvensional dan 16 kasus laka lantas di Jambi.

Jumlah tersebut meningkat dari data sehari sebelumnya, Minggu (19/7). Dimana pihak kepolisian mencatat terjadi 57 kasus kejahatan konvensional dan 12 kasus laka lantas di Jambi.

"Sejak dimulainya Operasi Ketupat 2015 hingga Senin kemarin, terjadi 16 kasus laka lantas dan ada 62 kasus kejahatan konvensional. Setiap harinya memang ada peningkatan jumlah kejadian," kata Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Almansyah, Selasa (21/7).

Disebutkannya, untuk laka lantas 4 kasus terjadi di wilayah hukum Polres Tanjabbar, dengan korban meninggal dunia 1 orang. Kemudian 3 kasus di wilayah hukum Polres Merangin, dengan korban jiwa 1 orang. Selanjutnya 3 kasus di wilayah hukum Polres Tanjabtim, dengan korban jiwa 3 orang.

Sementara itu di wilayah hukum Polres Bungo dan Polresta Jambi terjadi 2 kasus laka lantas, dengan korban jiwa masing-masing berjumlah 2 orang. Kemudian 1 kasus di wilayah hukum Polres Sarolangun, dengan korban jiwa 1 orang. Terakhir 1 kasus laka lantas terjadi di wilayah hukum Polres Muaro Jambi.

"Dari 16 kasus laka lantas yang tercatat, korban jiwa berjumlah 10 orang, luka berar 6 orang, dan luka ringan 18 orang. Untuk kerugian materil lebih kurang Rp 124 juta," beber Almansyah.

"Sedangkan untuk 62 kasus kejahatan konvensional yang tercatat, rianciannya 37 kasus curat, 9 curas, 10 curanmor, dan 6 penganiayaan berat," pungkasnya.



Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments