Minggu, 25 Agustus 2019

Jadi Khatib Salat Id di Korea, Nusron Wahid Ajak Jemaah Saling Mencintai


Jumat, 17 Juli 2015 | 21:01:48 WIB


Nusron Wahid.
Nusron Wahid. / dok/JPNN.com

DAEGU - Sama halnya dengan di Indonesia, hari raya Idul Fitri 1436 H di Korea Selatan juga jatuh pada hari ini, Jumat (17/7). Ribuan TKI menggelar Salat Id berjamaah di sebuah taman di kawasan industri Daegu, Korea Selatan.

Lokasi salat yaitu di Idong Horin Gangnaru Gongwon Park, Gwangyoksi, Dalseong-gun, Daegu, Korea Selatan. Berada kira-kira 400 Km sisi timur Kota Seoul. Sehari-harinya taman ini digunakan salah satunya sebagai sarana olahraga warga setempat.

Salat Id dimulai sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Bertindak sebagai imam adalah Ustad Ali Mahmudi, sedangkan khatibnya adalah Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid.

"TKI sudah menjadi keluarga besar saya. Jadi saya mudiknya ya ke tempat TKI, harus suka dan duka bersama mereka," kata Nusron.

Salat digelar beralaskan karpet terpal yang disambung-sambung. TKI dari berbagai penjuru Daegu sudah mulai berdatangan bahkan sebelum pukul 07.00 pagi. Bertindak sebagi panitia Salat Id yaitu Forum Komunikasi Masyarakat Indonesia Daegu.

Hadir pula, Wakil Duta Besar Indonesia untuk Korea Cecep Herawan dan Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah BNP2TKI Hariyadi Agah.

Dalam khotbahnya, Nusron mengatakan jangan sampai setelah meninggalkan bulan Ramadan, malah kembali terjerembab kepada hal-hal batil.

"Jangan sampai masuk bulan Syawal, kembali terjerembab. Marilah bersama-sama mengendalikan hawa nafsu sendiri agar tidak melakukan hal terlarang dan merugikan orang lain," terang Nusron.

Nusron juga meminta sesama TKI muslim untuk saling menghargai dan mencintai. "Apalagi sama-sama jauh dari tanah air dan jauh dari keluarga," tukasnya.

Nusron mengajak ribuan jemaah Salat Id, saling mencintai, menjaga dan mengingatkan antar sesama. "Saling melengkapi dan memberi jika ada kekurangan," ungkap Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor ini.

Selain di tempat tersebut, Salat Id juga digelar di simpul-simpul komunitas TKI di seluruh Korea Selatan. Usai salat, Nusron Wahid melanjutkan halalbihalal dan dialog dengan TKI, ramah tamah dan curhat berbagai masalah, terutama mengenai jaminan pekerjaan bagi yang overstayer agar ada jaminan pekerjaan kalau pulang ke Indonesia.


Penulis: adk/jpnn
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: JPNN

TAGS:


comments