Sabtu, 4 April 2020

Satgas Pamtas RI-PGN Batalyon 142 Ksatria Jaya Dilepas Kapolda


Rabu, 05 Agustus 2015 | 21:04:32 WIB


Kapolda saat berbaur dengan prajurit TNI dari Batalyon 142 Ksatria Jaya.
Kapolda saat berbaur dengan prajurit TNI dari Batalyon 142 Ksatria Jaya. / Istimewa

JAMBI - Bertempat di lapangan Batalyon 142 Ksatria Jaya, Rabu (5/8) sore tadi, digelar Upacara Pemberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pampas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PGN) Batalyon 142 Ksatria Jaya. Bertindak sebagai pemimpin upacara adalah Kapolda Jambi, Brigjen Pol. Lutfi Lubihanto.

Dalam amanat dan arahannya, Kapolda mengatakan jika tugas operasi merupakan suatu kehormatan bagi prajurit TNI, dan merupakan tugas mulia. Untuk itu, Kapolda mengharapkan agar prajurit TNI dari Batalyon 142 Ksatria Jaya yang akan diberangkatkan untuk melaksanakan tugas tanpa keraguan.

“Saya yakin prajurit TNI dari Batalyon 142 Ksatria Jaya akan mampu melaksanakan tugas dengan baik dan maksimal. Dan jangan ragu melaksanakan tugas, karena ini (bentuk, red) pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegas Kapolda.

Ditambahkan Kapolda, prajurit TNI yang akan bertugas ke perbatasan RI-PGN, untuk tidak ragu meninggalkan keluarganya. Selaku teman sejawat, lanjut Kapolda, kepolisian akan memberikan perlindungan dan bantuan terhadap keluarga prajurit TNI yang akan melaksanakan tugas negara tersebut.

“Dan pesan saya, tetap selalu berkomunikasi dengan keluarga, meskipun kita berada di tempat yang jauh,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Staf Korem (Kasrem) 042 Garuda Putih, Letkol Inf. Tri Haksono, mengatakan sebelum diberangkatkan prajurit TNI dari Batalyon 142 Ksatria Jaya tersebut sudah mendapatkan pengarahan dari unsure pimpinan, seperti Panglima Daerah Militer (Pangdam) II Sriwijaya, dan Asisten Operasi (Asops) Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

“Tugas operasi ini merupakan tugas yang luhur, menjaga NKRI,” ujar Tri, yang didampingi Komandan Batalyon 142 Ksatria Jaya, Letkol. Inf. I Nyoman Yudhana.

Tri menambahkan, kepada prajurit yang akan melaksanakan tugas operasi tersebut dipesankan untuk selalu menjaga motivasi, semangat, dan kekompakan, serta tetap waspada selama menjalankan tugas. “Serta tetap jalin komunikasi dengan keluarga,” pungkasnya.

Untuk diketahui, prjurit TNI dari Batalyon 142 Ksatria Jaya yang akan melaksanakan tugas operasi tersebut berjumlah 450 orang. Mereka akan bertugas di perbatasan RI-PGN selama 9 bulan.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments