Senin, 26 Oktober 2020

Kenaikan Tarif Angkutan Udara Ikut Sumbang Inflasi


Kamis, 20 Agustus 2015 | 13:54:42 WIB


Para pemudik di bandara Sultan Thaha.
Para pemudik di bandara Sultan Thaha. / Ade Sukma

JAMBI - Kenaikan tarif angkutan udara saat libur lebaran beberapa waktu lalu rupanya ikut menjadi penyumbang inflasi di Kota Jambi. Bahkan kenaikan tarif angkutan udara menjadi penyumbang inflasi terbesar di Kota Jambi.

Mely Ika Permata, Kepala  Deputi Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jambi mengatakan, kenaikan tarif angkutan udara pada saat libur lebaran 1436 H menyumbang inflasi sebesar 39,87 persen.

“Inflasi di Kota Jambi pada bulan Juli 2015 mencapai 1,54 persen. Angka itu di atas inflasi nasional yang hanya 0,93 persen. Penyebab utamanya yakni karena kenaikan tiket angkutan udara itu,” kata Mely.

Selain tiket angkutan udara, penyumbang inflasi lainnya kata dia adalah cabai merah sebesar 34,11 persen dan daging ayam ras 12,95 persen. Menurutnya, kenaikan komoditi bahan makanan tersebut disebabkan permintaan saat lebaran, sehingga inflasi pada bulan Juli meningkat.

Selain itu, kata Mely, pihaknya memproyeksikan inflasi di Kota Jambi pada bulan Agustus 2015 diperkirakan pada kisaran 0,35 persen. "Inflasi pada bulan Agustus akan menurun karena faktor yang mempengaruhi akan kembali normalnya tarif angkutan dan turunnya permintaan pasca lebaran," ujarnya.

Selain itu, untuk menekan laju inflasi di bulan Agustus, pihaknya  meminta kepada Pemerintah Kota Jambi untuk menjaga stok bahan pokok. Menurutnya, tekanan inflasi dapat meningkat sejalan dengan adanya potensi gagal panen akibat dampak El Nino di sejumlah daerah produsen.   

"Artinya Pasokan bahan pokok harus di jaga untuk mengantisipasi kenaikan harga,sehingga inflasi bisa ditekan," pungkasnya.


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments