Selasa, 29 September 2020

Percaya Diri Jadi Distributor Nozomi


Selasa, 01 September 2015 | 11:36:29 WIB


Kepala Cabang Dealer Sepeda Motor, Nozomi, Sugeng Budi Hartono
Kepala Cabang Dealer Sepeda Motor, Nozomi, Sugeng Budi Hartono / Istimewa

KEPALA Cabang Sepeda Motor Nozomi Jambi,  Sugeng Budi Hartono atau yang lebih akrab disapa Sugeng, punya prinsip dalam memasarkan produknya, yaitu kenyamanan dan kepuasan pelanggan. Ini karena tidak semua pelanggan merasa puas setelah membeli kendaraan.

Hal ini disebabkan oleh ketersedian layanan purna jual dan penjualan. Untuk itu, perlu seni dalam menjual produk-produk otomotif yang dipasarkan. Sugeng menceritakan, ia telah lebih dari 30 tahun berkecimpung dalam penjualan produk kendaraan bermotor. Mulai dari kendaraan roda dua sampai dengan kendaraan roda 3.

Dan khusus untuk penjualan kendaraan roda 3 baru ditekuninya sejak tahun 2008 lalu, saat itu awalnya kendaraan roda 3 jenis Montrada. Barulah setelah keluar produk Jialing, dirinya juga menjadi distributonya dan hingga akhirnya Nozomi yang saat ini sedang merajai penjualan roda 3 di Jambi.

"Kalau menjadi distributor roda 3, saya sudah 3 kali pindah, masing-masing brand punya keunggulan masing-masing," ujarnya Senin (31/8).
Menjadi distributor sepeda motor Nozomi telah ditekuninya sejak 3 tahun yang lalu. Hingga saat ini, dirinya telah menyediakan delaer resmi dan bengkel resmi Nozomi.

Ia mengaku,  menjadi distributor tunggal tidak banyak beban dari pihak lain, karena menjalani pekerjaan sesuai porsi masing-masing, dan keuntungan juga untuk masing-masing dealer walapun ada target yang harus dipenuhi dari pusat penyedia.

Namun pada intinya, bagaimana kendaraan yang dimiliki bisa terjual dalam jumlah yang banyak. Ia menganggap seluruh karyawan seperti keluarga sendiri. Karena dengan begitu kinerja mereka sangat dihargai, sehingga usaha mereka untuk medapatkan hasil juga lebih keras.
Kalau diberlakukan sistem kekeluargaan, mereka akan merasa memiliki perusahaan. Apabila penjualan tidak bergerak, mereka juga akan terkena dampaknya dan rugi bersama.

Ia menambahkan, dalam hal penjualan ketersedian kendaraan Nozomi Jambi selalu ready stok, sehingga penjualan unit langsung tersedia, Sebenarnya kita punya gudang di Mendalo, karena kita sudah lama tinggal disini, maka lebih memilih bertahan disini.

Perlu diketahui juga bahwa ia memiliki seni tradisional Jawa yakni gamelan asli dari Jawa tengah (Solo) termasuk para pemainnya juga berasal dari Jawa. Gemelan tersebut nulai dioperasikan sejak 2011 yang lalu hingga kini masih eksis dan diminati banyak orang, terbukti setiap Minggu ada saja yang pesan untuk manggung.

“29 September nanti manggung di dikawasan terminal baru dalam rangka acara hajatan (pernikahan)," tandasnya.


Penulis: Yazid/Hasan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments