Rabu, 11 Desember 2019

Thahir: Tidak Ada Lagi Kompromi Soal Keberangkatan CJH


Kamis, 10 September 2015 | 22:31:26 WIB


Terlihat iring-iringan bis yang membawa CJH Jambi kloter 18 menuju Palembang.
Terlihat iring-iringan bis yang membawa CJH Jambi kloter 18 menuju Palembang. / Hendro

JAMBI – Calon Jamaah Haji (CJH) Jambi yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 18, terpaksa harus berangkat ke Batam lewat Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan. Ini dikarenakan jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi tidak lebih dari 1000 meter, sehingga menyebabkan tiga pesawat Sriwijaya Air yang akan mengangkut CJH tersebut tidak bisa mendarat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jambi, M Thahir, saat dikonfirmasi mengatakan tidak ada lagi kompromi soal keberangkatan CJH. Ditegas Thahir, jika hingga pukul 20.00 WIB pesawat tidak bisa mendarat di Bandara Sultan Thaha, maka keberangkatan harus lewat Palembang.

“Jam 20.00 WIB jika tidak ada kabar pasti, jamaah langsung boarding di aula, dan kita arahkan ke bis untuk berangkat ke Palembang,” kata Thahir.

Ditambahkan Thahir, ia tidak ingin kejadian seperti yang dialami kloter 17 terjadi kembali. Disebutkannya, jika keberangkatan tidak memungkinkan lewat Jambi, maka paling lambat pukul 21.00 WIB, CJH sudah harus diberangkatkan ke Palembang dengan menggunakan bis.

Lebih lanjut Thahir mengatakan, sistem ini akan diterapkan hingga keberangkatan kloter terakhir. Dikatakannya lagi, jika nantinya pesawat bisa mendarat di Jambi, maka CJH akan kembali lagi ke Jambi.

“Jika saat CJH diperjalanan menuju Palembang nanti ternyata pesawat bisa mendarat, kita berbalik arah lagi menuju Jambi. Kita istirahatkan JCH, dan berangkat mengikuti jadwal semula," pungkasnya.




Penulis: Hendro
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments