Senin, 18 November 2019

Dewan Nilai Gubernur Lamban Ambil Kebijakan Soal Keberangkatan CJH


Jumat, 11 September 2015 | 00:00:56 WIB


Calon Jamaah Haji Kota Jambi dan Kabupaten Sarolangun saat bersiap diberangkatkan menuju Palembang.
Calon Jamaah Haji Kota Jambi dan Kabupaten Sarolangun saat bersiap diberangkatkan menuju Palembang. / Istimewa

JAMBI - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, Gusrizal, menilai Penjabat (Pj) Gubernur Jambi, H Irman, lamban dalam mengambil kebijakan terkait keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) Jambi yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 17, Rabu (9/9) kemarin. Menurut Gusrizal, dengan kondisi kabut asap masih menyelimuti Jambi, kebijakan terkait keberangkatan CJH harus cepat diambil.

“Harus cepat ambil kebijakan karena cuaca tidak stabil akibat kabut asap ini. Kalau CJH tidak bisa diberangkatkan melalui Bandara Sultan Thaha Jambi, Gubernur harus segera memberangkatkan jamaah melalui Bandara Palembang," kata Gusrizal, Kamis (10/9).

“Karena kebijakan Pj Gubernur plin-plan, membuat 170 jamaah (kloter 17, red) harus dievakuasi melalui bis pada pukul 02.00 WIB (Kamis, red) dini hari tadi. Padahal perjalanan menuju Palembang membutuhkan waktu tujuh jam. Ini merugikan JCH. Apalagi JCH yang sudah tua, kasihan kesehatan dan fisik mereka," ujarnya lagi.

Lebih lanjut Gusrizal mengatakan, ke depan pihaknya berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Menurut Gusrizal, jika sampai pukul 20.00 WIB pesawat tidak bisa mendarat di Jambi, maka harus segera diputuskan CJH berangkat lewat Palembang.

“Kita bayangkan mereka (CJH, red) berangkat dengan bus pukul 02.00 WIB, tiba di Palembang pukul berapa? Belum lagi kondisi mereka capek. Sementara begitu sampai sudah langsung naik pesawat lagi," pungkasnya.

Untuk diketahui, sebanyak 170 CJH Jambi kloter 17 terpaksa menempuh jalur darat menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, untuk diterbangkan menuju Batam. Ini dikarenakan Bandara Sultan Thaha Jambi tak bisa didarati pesawat akibat asap.




Penulis: Hendro
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments