Selasa, 19 November 2019

Danrem Diberikan Kewenangan Penuh untuk Penanganan Karhutla di Jambi


Senin, 14 September 2015 | 22:24:38 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Hendro

JAMBI -  Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  memberi mandat penuh kepada Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karlahut) Provinsi Jambi, yang juga Danrem 042 Garuda Putih, Kolonel Inf. Makmur, untuk mengambil tindakan terkait kondisi kabut asap di Provinsi Jambi saat ini.

“Situasinya sudah darurat. Dansatgas yang ditunjuk sebagai insident commander diberikan mandat untuk mengambil kebijakan penuh terhadap semua aspek emergency response, khususnya untuk menggerakkan satuan yang tergabung dalam Satgas Pengendalian Karhutla. Dan juga masukan dan rekomendasi kepada pemerintah daerah terkait situasi saat ini, meliburkan sekolah misalnya," kata Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Tri Budiarto, saat membacakan instruksi Presiden Joko Widodo pada Rapat koordinasi penanganan karhutla di Provinsi Jambi, Senin (14/9).

Ia juga meminta pemerintah daerah mengambil langkah dan sikap tegas terhadap perusahaan-perusahaan yang dinilai tidak kooperatif mengatasi kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Jambi. “Beri tindakan tegas bagi perusahaan yang tidak memiliki embung, menara pengawas api, dan alat pemadam kebakaran berstandar. Mereka ambil keuntungan dari negara, tapi di saat negara seperti ini mereka diam. Cabut izin perusahaan yang seperti itu," tegasnya.

Selain itu, Tri juga meminta pemerintah daerah membangun opini positif di tengah masyarakat. “Pastikan official statement itu bekerja dengan baik. Berikan release yang akurat kepada pers, agar pesan yang disampaikan itu tidak simpang siur. Penting untuk memberikan informasi yang baik kepada masyarakat, biar masyarakat tenang. Berikan data faktual kepada masyarakat," tandasnya.


Penulis: Hendro
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments