Kamis, 21 November 2019

Antar Surat Malah 'Ditawari' Perempuan


Selasa, 15 September 2015 | 13:39:19 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI - Keberadaan tempat prostitusi berkedok panti pijat di Kota Jambi sudah semakin merajalela. Ini seperti diungkapkan Edi Latif dari Aliansi Masyarakat Pemantau Penegakan Perda Jambi (AMP3J).

"Kami antar surat saja langsung ditawari perempuan. Sudah tidak terselubung lagi prostitusi di Kota Jambi ini," kata Edi dalam pertemuan dengan staf ahli walikota Jambi dan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Kota Jambi.

Edi menyebutkan, panti pijat yang dimaksud berada di kawasan Kebun Handil, dan harus segera ditutup oleh pemerintah.

"Kalau tidak percaya telusuri, buat tim khusus," ujarnya.

Edi menambahkan, sudah pernah konfirmasi ke pemilik panti pijat dan disebut sudah di back up pihak-pihak terkait. "Kalau masih tidak percaya, siapa yang keluar dari panti pijat pasti lemas," pungkasnya.



Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments