Kamis, 22 Agustus 2019

Produksi Air Baku PDAM Berkurang, Distribusi Dilakukan Bergiliran


Selasa, 15 September 2015 | 15:53:57 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Kemarau panjang yang melanda Kota Jambi beberapa bulan terakhir menyebabkan produksi air baku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mayang Kota Jambi ikut berkurang. Pasalnya, sumber air PDAM, yakni air Sungai Batanghari, kondisi sangat surut.

Kasubag Humas PDAM Tirta Mayang, Abdillah, mengatakan semua bahan baku air PDAM dari Sungai Batanghari. Karena debit sungai menurun, otomatis produksi air untuk menyuplai ke pelanggan juga berkurang.

Dikatakannya lagi, pelanggan yang biasanya dialiri sampai 24 jam, kini terpaksa tidak mendapatkan pasokan penuh lagi. Sebab, penyaluran air dilakukan secara bergilir.

“Ini bertujuan agar semua pelanggan bisa mendapatkan air, kalau pagi sampai sore tidak kita aliri, maka malam harinya kita baru aliri air," kata Abdillah.

Lebih lanjut Abdillah mengatakan, biasanya saat debit air Sungai Batanghari normal, suplai kepada pelanggan mencapai 910 liter/detik. Namun saat ini hanya mampu mensuplai sekitar 500 liter/detik.

Kondisi ini, sudah berlangsung sejak dua bulan terakhir. Wilayah yang menurutnya kesulitan air saat ini adalah di seputaran Kotabaru dan Jambi Selatan, karena wilayah tersebut topografinya dataran tinggi yang menyulitkan dalam pendsitribusian, teruta yang diujung jalur distribusi.

"Karena dua wilayah itu adalah dataran tinggi, jadi memang tidak optimal pendistribusiannya," tandasnya.


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments