Kamis, 18 Agustus 2022

Soal Bukit Tengah, Liberty: Itu Tanggung Jawab Pemda

Rabu, 09 September 2015 | 00:36:09 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi terus mengintensifkan pemeriksaan tehadap pejabat dan mantan pejabat Kerinci, terkait pengusutan kasus dugaan korupsi pembangunan kompleks perkantoran di Bukit Tengah, Kecamatan Siulak tahun 2010-2014.

Selasa (8/9) siang, giliran mantan Ketua DPRD Kabupaten Kerinci, Liberty, yang dipanggil untuk dimintai keterangan. Usai pemeriksaan, Liberty sempat memberikan penjelasan soal pembangunan kompleks perkantoran Pemkot Kerinci di Bukit Tengah kepada awak media yang mengkonfirmasinya.

Dikatakan Liberty, belum dimanfaatkannya kompleks perkantoran tersebut hingga saat ini bukan merupakan tanggung jawab DPRD Kerinci. “Itu sudah tanggung jawab pemerintah daerah (Pemkab Kerinci, red),” kata Liberty.

Kepada penyidik, lanjut Liberty, ia telah menjelaskan soal sejumlah persoalan, seperti surat menyurat, lahan, serta pembangunan kompleks perkantoran tersebut. Disebutkan Liberty, tanah yang dijadikan kompleks perkantoran itu merupakan hibah dari ninik mamak setempat. Diungkapkannya, ada 23 orang yang menandatangani persetujuan hibah tersebut.

“Termasuk camat setempat. Jadi tidak ada istilah ganti rugi disitu, dan kami tidak pernah menganggarkan ganti rugi,” ungkap Liberty.

Karena untuk lahan tersebut, lanjut Liberty, DPRD sudah memberi tanda bintang. Artinya, apabila surat-surat sudah lengkap, itu sudah bisa dibangun. Apalagi, kata Liberty, ninik mamak sudah membuat pernyataan, apabila terjadi akses dikemudian hari, itu merupakan tanggung jawab penuh ninik mamak.

“Kami bisa menyetujui itu menjadi Ibu Kota, karena tanah hibah,” pungkasnya.




Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments