Selasa, 15 Juni 2021

Giliran Sekolah di Tabir Selatan Diliburkan

Selasa, 15 September 2015 | 11:11:04 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / dok.JPNN

BANGKO - Meski sempat berkurang akhir pekan kemarin, kabut asap tebal kembali menyelimuti Merangin sejak Senin (14/9) kemarin. Terkait hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin kembali mengambil kebijakan dengan memperpanjang libur murid PAUD dan TK.

"Sabtu dan Minggu cuaca cerah, asap makin berkurang. Tapi kemarin asap makin parah lagi. Makanya untuk PAUD dan TK masih diliburkan," kata Masuri, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin saat dikonfirmasi.

"Untuk murid PAUD dan TK libur hingga kondisi asap tidak pekat lagi. Diliburkan untuk semua PAUD dan TK di Merangin," sambungnya.

Sementara untuk murid Sekolah Dasar (SD) yang sempat diliburkan akhir pekan lalu, sejak kemarin kembali sekolah seperti biasanya. Meski asap masih tebal, namun Pemkab Merangin masih melihat kondisi asap untuk meliburkan siswa SD.

"Murid SD masuk sekolah lagi. Untuk meliburkan kembali, kita melihat kondisi asap dulu," ujarnya.

Kondisi terparah diselimuti kabut asap, diungkapkan Masuri, terjadi di wilayah Kecamatan Tabir Selatan. Sekolah di wilayah setempat telah diliburkan mulai tingkat PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA.

"Angka ISPU (Indek Standar Pencemaran Udara) paling parah di Tabir Selatan. Semua sekolah disitu diliburkan," ungkapnya.

Sementara untuk sekolah di kawasan Jangkat dan sekitarnya yang pekan lalu diliburkan, kemarin hanya PAUD dan TK yang masih diliburkan, sedangkan siswa SD hingga SMA sudah sekolah kembali.

"Untuk wilayah Jangkat sudah masuk lagi, cuma TK dan PAUD yang masih diliburkan," ucap Masuri.

Ia menuturkan telah mengintruksikan pihak sekolah untuk mengurangi aktivitas siswa diluar ruangan, terutama selama kabut asap menyelimuti Merangin.

"Sudah kita intruksikan ke sekolah untuk tidak banyak beraktivitas di luar ruangan," tuntasnya.


Penulis: Riki Saputra
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments