Rabu, 23 Juni 2021

Dana Kendali Kebakaran di Merangin Cuma Rp 21 Juta

Rabu, 16 September 2015 | 10:44:16 WIB


Armada damkar yang diantarkan ke kantor Bupati Merangin
Armada damkar yang diantarkan ke kantor Bupati Merangin / Riki Saputra

BANGKO - Maraknya kebakaran kebun dan lahan di Kabupaten Merangin akhir-akhir ini, disebabkan beberapa faktor. Salah satunya karena minimnya upaya Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) bersosialisasi ke tengah masyarakat.

Kurangnya sosialisasi tersebut diakui Kasi Pengembangan Rehabilitasi dan Konservasi Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Bunhut) Kabupaten Merangin, Gusrina. Dikatakannya, minimnya dana menjadi penyebab terkendalanya pengendalian kebakaran di Merangin.

"Dana kita minim untuk turun ke lapangan. Untuk mengecek titik api saja kita kesulitan," kata Gusrina.

Gusrina mengungkapkan, pihaknya hanya punya dana Rp 21 juta untuk melakukan pengendalian kebakaran. Dana tersebut untuk semua kegiatan yang berkaitan dengan pengendalian kebakaran.

"Mulai dari sosialisasi ke masyarakat, pengecekan titik api di lapangan, dan juga dana operasional lainnya. Karena terbatasnya dana, setiap tahun hanya mampu melakukan dua kali sosialisasi," ungkapnya.

"Total dana untuk kegiatan ada Rp 76 juta, tapi itu untuk semua kegiatan. Termasuk di dalamnya untuk ATK, perjalanan dinas, dan lainnya. Khususnya untuk kegiatan di lapangan cuma Rp 21 juta," ujarnya lagi.

Akibat minimnya dana, lanjut Gusrina, pihaknya kesulitan untuk melakukan pengendalian kebakaran, termasuk mensosialisasikan larangan membuka lahan dengan cara dibakar. "Di saat kabut asap cukup parah, semua orang sibuk menghubungi kami. Sementara kami mau bergerak dengan apa," pungkasnya.


Penulis: Riki Saputra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments