Senin, 27 Juni 2022

Mantan Direktur Rumah Sakit Sungai Bahar Ditahan Kejagung

Kamis, 17 September 2015 | 14:00:22 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI - Mantan Direktur Rumah Sakit Umum Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Mulindra Tafit, ditahan penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu (16/9) kemarin, di Rutan Salemba.

Mulindra ditahan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan pelayanan rujukan (rumah sakit) Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi tahun anggaran 2010.

Sebelum Mulindra, Zuherli salah satu tersangka dalam kasus ini lebih dulu ditahan pada 19 Mei 2015 lalu. Penahanan Mulindra dilakukan selama 20 hari ke depan, terhitung dari tanggal 16 September 2015 sampai dengan 5 Oktober 2015.

Kasi Intelijen Kejari Sengeti, Nur Winardi, saat dikonfirmasi mengaku telah mendapat kabar terkait penahanan tersangka tersebut. "Iya ditahan untuk 20 hari ke depan," ujarnya kepada Metrojambi.com, Kamis (17/9).

Ditambahkannya, sebelum dilakukan penahanan, surat panggilan tersangka dikirim ke Kejari Sengeti, untuk diberikan kepada tersangka. "Kita yang menyampaikan surat panggilannya," tukasnya.

Untuk diketahui, Mulindra merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Alkes di RSU Sungaibahar. Modus  korupsi yang dilakukan dengan cara melakukan penggelembungan harga atau mark up yang mengakibatkan kerugian negara.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments