Senin, 27 Juni 2022

Kasus Investasi Bodong, Keterangan Terlapor dan Pelapor Beda

Kamis, 17 September 2015 | 22:37:50 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Penyidik Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi telah melakukan pemeriksaan terhadap pelapor maupun terlapor terkait kasus dugaan investasi bodong senilai miliaran rupiah. Namun dari hasil pemeriksaan, keterangan yang diberikan pelapor maupun terlapor tidak sama.

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Jambi, Kompol Wirmanto, saat dikonfirmasi mengatakan, sejauh ini sudah ada tiga orang yang diperiksa oleh penyidik, yakni satu orang dari pihak pelapor, satu orang saksi luar, serta FM selaku terlapor dalam kasus ini.

“Namun keterangan mereka berbeda, tidak sinkron,” kata Wirmanto, Kamis (17/9).

Maka dari itu, lanjut Wirmanto, penyidik akan kembali melakukan pemanggilan terhadap pelapor maupun terlapor, untuk dikonfrontir. Selain itu, kata Wirmanto, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap rekening koran terlapor.

“Kita akan ambil bukti rekening koran bank nya. Ini memang sangat dibutuhkan dalam penyelidikan," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, FM yang merupakan istri anggota polisi tersebut dilaporkan ke Polda Jambi dengan bukti laporan nomor LP/B-272/VIII/2015/JAMBI/SPKT, tertanggal 28 Agustus 2015. Menurut pengakuan sejumlah korban, mereka telah menyetorkan uang kepada terlapor untuk investasi, namun ternyata investasi yang dijanjikan tersebut bodong.

Tidak hanya di Jambi, korban FM juga ada yang berasal dari daerah lain. Bahkan jika dikalkulasikan, kerugian seluruh korban ditaksir mencapai miliaran rupiah.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments