Minggu, 28 November 2021

Meski Hot Spot Nihil, Namun Kabut Masih Pekat

Kamis, 01 Oktober 2015 | 00:28:12 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi lewat satelit Terra dan Aqua belakangan ini tidak mendeteksi titik panas (hot spot) di Provinsi Jambi. Akan tetapi, udara Jambi sejak hampir sebulan lalu diselimuti kabut asap pekat yang tidak kunjung membaik.

Kepala BMKG Jambi, Nurangesti, mengatakan bahwa hot spot di wilayah Jambi memang tidak terdeteksi sejak beberapa hari terakhir. Namun asap masih menyelimuti udara Jambi.

Jarak pandang terbatas dan aktivitas penerbangan udara Jambi terhenti secara total. Bahkan masyarakat diteror dengan penyakit ISPA yang diakibatkan oleh asap yang begitu tebal.

Nurangesti mengatakan, jarak pandang akibat tebalnya kabut asap di Kota Jambi pada pukul 08.00-13.00 WIB hanya 700 meter saja. Sedangkan pada pukul 14.00-15.00 WIB sedikit membaik menjadi 800 meter.

"Kecepatan anginnya berubah-ubah dari 4 knot sampai 9 knot. Jadi perubahan jarak pandang juga berubah-ubah mengikuti arah angin," kata Nurangesti.

Sementara itu Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Provinsi Jambi, Rosmeli, mengatakan bahwa masker hanya membantu mencegah terhirupnya asap, tapi tidak bisa sepenuhnya menjamin dengan menggunakan masker bisa dapat terhindar dari penyakit ISPA.

"Masker itu hanya untuk mencegah," katanya.

Disebutkan Rosmeli, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) hari ini, Rabu (30/9), berada di 188. "Hari ini ISPU di Jambi masih dalam kategori tidak sehat," tandasnya.


Penulis: Hendro
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments