Rabu, 1 Desember 2021

Plafon SDN 2 Bangko Ambruk Akibat Didiami Kelelawar

Rabu, 28 Oktober 2015 | 22:50:27 WIB


Penjaga SDN 2 Bangko saat membersihkan kotoran kelelawar.
Penjaga SDN 2 Bangko saat membersihkan kotoran kelelawar. / Riki Saputra

BANGKO - Ribuan kelelawar yang bersarang di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Bangko, Kabupaten Merangin, tidak hanya menganggu aktivitas belajar menjagar. Akibat kotoran kelelawar, kini plafon salah satu sekolah favorit di Bangko tersebut ambruk.

Informasi yang dihimpun Metrojambi.com, ambruknya plafon SDN 2 Bangko ini terjadi Sabtu (24/10) malam lalu, karena tidak kuat menahan beban kotoran ribuan kelelawar. Beruntung pada saat kejadian tidak ada aktivitas di sekolah tersebut, sehingga tidak timbul korban jiwa.

“Ambruk akibat plafon dipenuhi kotoran kelelawar. Kejadian malam minggu (Sabtu malam, red) lalu. Untung kelas lagi kosong,” kata Kepala SND 2 Bangko, Ibnu Hajar, Rabu (28/10).

“Yang plafonnya ambruk satu ruang kelas. Tapi ruang kelas disebelahnya juga sudah lapuk karena kotoran kelelawar. Makanya kita kosongkan juga kelas itu takut ambruk dan menimpa siswa," ujarnya.

Lebih lanjut Ibnu mengatakan, keberadaan ribuan kelelawar sudah bertahun-tahun menganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut. Selain bau kotorannya yang menyengat dan membuat plafon lapuk, bunyi hewan yang berkeliaran dimalam hari itu juga sangat berisik.

“Sangat berisik bunyinya. Kotorannya juga membuat kulit jadi gatal-gatal. Jadi tidak memungkinkan ruang kelas itu digunakan untuk siswa belajar," tandasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin, Jamalludin, mengatakan pihaknya akan menganggarkan perbaikan plafon yang ambruk tersebut.

“Kita masukan dalam usulan pembanguan di tahun 2016 mendatang. Direncanakan akan dilakukan rehab berat, agar kelelawar yang besarang di atas plapon SDN 2 bisa dengan sendirinya menghilang," ujarnya.


Penulis: Riki Saputra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments